27 January 2021, 00:16 WIB

Seraya Gears Pabrik Roda Gigi Pertama di Indonesia


Mediaindonesia.com | Ekonomi

KABAR gembira datang dari perusahaan manufaktur anak bangsa, PT Seraya Perkasa Mututama. Seraya Gears menjadi pabrik manufaktur dan refurbish gearbox bersertifikat ISO 9001:2015 pertama dan satu-satunya di Indonesia.

Pabrik roda gigi yang terletak di Cikarang Pusat, Indonesia, itu memiliki mesin dengan kapasitas sampai dengan diameter 5,5 meter, dilengkapi dengan mesin gear grinding. Tidak sampai di situ, pabrik roda gigi dengan 100% produk Indonesia ini juga mampu memproduksi double helical gear dan spiral bevel.

"Sebelumnya, bila pabrik-pabrik besar di Indonesia memiliki kebutuhan untuk roda gigi dengan teknologi gear grinding maupun produksi double helical gear dan spiral bevel, mereka akan pergi ke Eropa untuk mencari kualitas roda gigi terbaik. Akan tetapi sekarang di Indonesia, kita sudah mampu memproduksi dengan kualitas yang sama, karena menggunakan mesin dan teknologi yang sama," ungkap Suwandi selaku pendiri Seraya Perkasa Mututama.

Pertamina (industri minyak), Badak NGL (industri gas), Pusri (industri pupuk), Indocement (industri semen), RAPP (industri pulp & paper), dan pabrik raksasa lain telah menjadi saksi kualitas pabrik manufaktur anak bangsa ini.

"Setelah selesai proses refurbish atau rekondisi, Seraya Gears selalu melakukan test run di tempat kami untuk mengambil data noise dan vibration. Tes dan data ini untuk memperlihatkan kualitas gearbox, hasil dari proses refurbish. Di Indonesia, pabrik manufaktur roda gigi dengan ISO yang menggunakan tes dan data ini hanya Seraya. Tanpa tes dan data ini, kualitas gearbox sangat diragukan dan memiliki risiko kerusakan yang lebih parah di kemudian hari," tutur Mario Shandy, Direktur Utama Seraya Perkasa Mututama.

Sudah seharusnya Indonesia menjadi negara yang tidak lagi dianggap sebelah mata. Bukan hanya perekonomian yang harus semakin baik, lanjut Mario, tetapi sarana dan prasarana dalam menunjang pertumbuhan ekonomi juga harus menjadi semakin baik.

"Indonesia adalah negara yang besar. Pabrik-pabrik besar di sini tidak mau mengambil risiko untuk melakukan refurbish gearbox dengan kualitas buruk. Dalam satu hari, apabila mereka berhenti produksi karena gearbox yang bermasalah akibat kualitas refurbish yang buruk, ruginya sudah puluhan miliar. Bayangkan untuk proses refurbish gearbox yang bisa mencapai waktu 3 minggu, bisa berapa ratus miliar kerugiannya? Oleh karena itu, sekarang di Indonesia mereka punya Seraya sebagai pilihan utama," tegas Adythia Pratama, konsultan bisnis & pemasaran Seraya Perkasa Mututama. (RO/OL-14)

BERITA TERKAIT