25 January 2021, 12:35 WIB

Pemerintah Fokus pada Keamanan Perdagangan Cryptocurrency.


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

WAKIL  Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga mengungkapkan, pihaknya melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) akan fokus terhadap keamanan mata uang kripto atau cryptocurrency.

Dia berharap, sektor kripto bisa ditangani dengan baik agar bisa mendukung sistem perdagangan dan ekonomi secara umum.

“Mata uang kripto ini harus memberikan manfaat yang besar dan juga aman. Dalam hal ini, aman bagi pemilik, pelaku usaha, aman juga bagi negara. Untuk itu, diperlukan kapasitas institusi dan regulasi yang baik,” Jerry dalam keterangannya yang dikutip Senin (25/1).

Pelaku usaha sendiri, ungkapnya, menyambut baik peningkatan fungsi Bappebti dalam kripto. Jerry menjelaskan, bagi pelaku usaha, keamanan bertransaksi dan perlindungan aset menjadi perhatian utama.

Wamendag menerangkan, saat ini, Bappebti telah menerbitkan beleid yang mengakui kripto sebagai aset yang bisa diperdagangkan. Ketentuan ini ada di dalam Peraturan Bappebti No. 7 Tahun 2020 tentang Penetapan Daftar Aset Kripto yang Dapat Diperdagangkan di Pasar Fisik Aset Kripto.

Aturan ini diterbitkan pada 17 Desember 2020. Peraturan ini mengatur penetapan aset kripto, mekanisme penambahan dan pengurangan aset kripto, serta penyelesaian pada pelanggan akibat dari delisting aset kripto yang tidak terdaftar dalam peraturan tersebut.

Sektor kripto sendiri dikatakan terus berkembang dan sifatnya sangat luwes di lintas negara. Sejak 2018, mata uang kripto telah ditetapkan untuk diperlakukan sebagai komoditas dan kemudian otoritas regulasi dan pengawasannya diberikan kepada Bappebti.

Pada awal Januari, diberitakan bahwa harga aset kripto Bitcoin (BTC) akhirnya menembus rekor tertinggi sepanjang sejarah, yaitu Rp500 juta. CEO Indodax Oscar Darmawan mengungkapkan, harga Bitcoin terus mengalami kenaikan sejak akhir tahun 2020 lalu.

"Sekarang dua BTC sudah setara Rp1 miliar. Ini merupakan kabar gembira bagi member Indodax yang menyimpan Bitcoin. Bagi member yang menyimpan lebih 2 BTC, mereka sudah menjadi miliarder,” kata Oscar Darmawan dalam keterangannya, Kamis (7/1).

Dia mengungkapkan, apabila dihitung secara tahunan (year on year), harga Bitcoin sudah naik lebih dari 400%. Sebagai catatan, awal tahun 2020 harga Bitcoin hanya sekitar Rp90 juta lebih. (E-1)

BERITA TERKAIT