19 January 2021, 16:35 WIB

Anggaran ESDM Dipangkas untuk Bantu Pengadaan Vaksin Covid-19


Fetry Wuryasti | Ekonomi

MENTERI Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan pihaknya harus melakukan refocusing belanja dan anggaran. Sebab, sebagian anggaran Kementerian ESDM pada 2021 harus dialokasikan untuk penanganan pandemi covid-19.

Berdasarkan Surat Menteri Keuangan S30/MK/02/2021 per 12 Januari 2021, bahwa dilakukan realokasi belanja dalam APBN 2021. Tujuannya, mengamankan pengadaan vaksin di masa pandemi covid-19. Berikut, dukungan anggaran perlindungan sosial dan percepatan ekonomi nasional.

"Dari pagu anggaran ESDM sebesar Rp7 triliun, akan direalokasi sebesar Rp1,1 triliun," ujar Arifin dalam paparannya di komisi VII DPR RI, Selasa (19/1).

Baca juga: Pemerintah Perpanjang Stimulus Listrik Hingga Maret 2021

Kementerian ESDM juga akan melakukan refocusing dengan tidak mengurangi volume infrastuktur aspirasi masyarakat. Seperti, pembangunan jaringan gas, konverter kit dan Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJU-TS).

Adapun pagu anggaran Kementerian ESDM pada 2021 sebesar Rp7 triliun. Itu mencakup belanja pegawai sebesar Rp0,93 triliun atau 13,3%, belanja barang sebesar Rp4,47 triliun atau 63,7% dan belanja modal sebesar Rp1,61 triliun atau 23%.

Dilihat dari penerima manfaat, anggaran Kementerian ESDM 2021 terdiri dari belanja aparatur sebesar Rp2,3 triliun atau 32,9%, belanja publik nonfisik sebesar Rp1,13 triliun atau 16,1%, lalu belanja publik fisik sebesar Rp3,6 triliun atau 51%.(OL-11)

 

BERITA TERKAIT