18 January 2021, 21:18 WIB

Menteri BUMN Optimis Vaksinasi Perkuat Motivasi Perangi Covid-19


Faustinus Nua | Ekonomi

MENTERI BUMN, Erick Thohir optimistis vaksinasi periode pertama yang ditujukan kepada tenaga kesehatan (nakes) akan melindungi dan memperkuat kesehatan, serta dedikasi dalam memerangi pandemi Covid-19.

Dengan telah divaksinasi, garda terdepan kesehatan nasional tersebut akan lebih terlindungi sehingga pelayanan yang diberikan dalam menangani para pasien Covid-19 akan semakin optimal.

"Saya optimistis, vaksinasi para nakes tak hanya menguatkan sekaligus melindungi kesehatan dan jiwa mereka, namun juga akan makin meningkatkan pelayanan seoptimal mungkin kepada para pasien Covid-19," ujarnya dalam keterangan resmi saat meninjau kagiatan vaksinasi nakes di RS Pusat Pertamina, Jakarta, Senin (18/1).

Dia mengatakan bahwa vaksin Sinovac telah dinyatakan aman dan halal. Sehingga, masyarakat tidak perlu khawatir dan ragu untuk divaksinasi di samping tetap mematuhi protokol kesehatan.

"Kini para tenaga kesehatan, pelayan publik, dan masyarakat bisa divaksinasi tanpa keraguan. Vaksin Sinovac aman, berkhasiat, dan halal. Insya Allah vaksinasi disertai disiplin protokol kesehatan akan melindungi diri, orang sekitar, dan negeri," imbuhnya.

Dengan telah divaksin, para nakes yang sehari-hari berjuang merawat pasien, bahkan ada yang sampai 10 bulan di RS Modular akan terjaga dan keluarga yang mereka cintai juga akan terjaga. Hal itu pun membuktikan pemerintah hadir untuk melindungi rakyatnya, terutama para nakes.

"Tolong tetap jaga protokol kesehatan dan kembali lakukan vaksinasi kedua dua minggu lagi,” lanjutnya.

Erick pun mengapresiasi kepada semua pihak yang telah bekerja keras selama ini. Holding RS BUMN sudah menunjukkan kinerja terbaik selama masa pandemi dengan saling bekerjasama, serta membangun ekosistem kesehatan yang baik dengan rumah sakit swasta dan daerah.

"Insya Allah dengan vaksinasi para Nakes di seluruh RS BUMN akan makin meningkatkan dan memperkuat eksistensi RS BUMN, terutama dalam bersama-sama membawa Indonesia melalui pandemi Covid-19 dan membangun ketahanan kesehatan nasional," ucapnya.

Adapun, PT Pertamina Bina Medika (Pertamedika) IHC selaku holding rumah sakit BUMN memiliki 35 RS yang tersebar di seluruh Tanah Air dengan jumlah keseluruhan nakes mencapai sekitar 18 ribu orang. Pertamina Bina Medika IHC memastikan dalam waktu 3 bulan seluruh nakes yang bertugas di seluruh RS BUMN sudah bisa divaksin.(Van/OL-09)

BERITA TERKAIT