14 January 2021, 22:02 WIB

Gandeng Asosiasi, Sandiaga Bakal Permak Toilet di Tiap Destinasi


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menjalin kerja sama dengan Asosiasi Toilet Indonesia (ATI) untuk merevitalisasi toilet di tiap destinasi wisata di Tanah Air agar memberikan kenyamanan pada wisatawan.

Dia menyampaikan, kelayakan dan kebersihan toilet di tiap destinasi wisata merupakan salah satu unsur penting dalam meningkatkan daya tarik tempat tersebut.

"Menurut saya, kalau kita mau revolusi sektor wisata itu harus dimulai dari toilet karena ini adalah tempat yang tidak bisa kita wakilkan untuk datang," ungkap Sandiaga dalam keterangannya, Kamis (14/1).

Mantan Wakil Gubernur DKI itu menuturkan bahwa toilet di tempat wisata pun harus memiliki desain dan fasilitas yang baik. Sebab, sarana tersebut dinilai dapat mempengaruhi tingkat kunjungan wisata.

Sementara itu, Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur, Kemenparekraf Hari Santosa Sungkari, ATI dapat membantu pihaknya dalam konsep merevitalisasi toilet di tiap destinasi wisata.

Baca juga : Ini Alasan Kemenhub Cabut Aturan Pembatasan Penumpang Pesawat

"ATI akan membantu Kemenparekraf untuk memikirkan bagaimana membangun toilet, tetapi juga memikirkan ekosistemnya secara keseluruhan. Mulai dari air bersih, hingga siapa yang akan mengelola toiletnya," jelas Hari.

Kemenparekraf pun bakal memfokuskan revitalisasi toilet pada lima destinasi super prioritas dan dilanjutkan dengan destinasi yang lain.

Ketua Asosiasi Toilet Indonesia (ATI) Naning Adiwoso, mengatakan bahwa ATI siap bekerja sama dengan Kemenparekraf untuk revitalisasi toilet di tiap destinasi wisata. Menurutnya, keberadaan toilet di tiap destinasi wisata perlu pendampingan terus menerus agar tetap nyaman. Sehingga akan memunculkan daya tarik wisatawan untuk berkunjung.

"Saya harap ke depannya, toilet ini menjadi sangat penting karena terus terang menurut World Health Organization (WHO), negara yang maju itu kalau negaranya sehat. Hal ini berkaitan dengan wisata sehat, karena suka tidak suka semua wisatawan akan mencari tempat yang sehat dan higienis pula," tandasnya. (OL-2)

 

BERITA TERKAIT