12 January 2021, 11:55 WIB

Naik dalam Beberapa Hari, Indeks Berpotensi Jenuh Beli


Fetry Wuryasti | Ekonomi

BURSA saham AS Senin (11/1) malam ditutup melemah. Investor akhirnya menyadari bahwa valuasi saham sudah terlalu tinggi di tengah kasus covid-19 yang terus meningkat dan kasus politik di AS.

Hal ini terjadi setelah momentum mulai pudar dan sentimen peningkatan saham mulai jenuh beli. Indeks Dow Jones ditutup 31.008,69 (-0,29%), Indeks Nasdaq ditutup 13.036,43 (-1,25%), S&P 500 ditutup 3.799,61 (-0,66%).

"Saat ini investor di AS akan fokus pada perkembangan pemakzulan kedua pada (Presiden) Donald Trump," kata Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper, Selasa (12/1).

Bursa di Asia dibuka melemah mengikuti pergerakan Wall Street. Investor mengambil langkah konservatif dan menanti komentar dari The Fed yang akan dilakukan pada Selasa (12/1) malam.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi fluktuatif dengan ada pelemahan dengan pergerakan antara 6.312-6.416.

IHSG diprediksi melemah. Secara teknikal pergerakan indeks IHSG saat ini memasuki area jenuh beli sehingga ada potensi mengalami koreksi ataupun profit taking jangka pendek.

Investor perlu mewaspadai kenaikan kasus covid-19 di Indonesia yang mencapai 9.000 kasus baru per hari. Selain itu investor masih menanti beberapa data ekonomi yang akan dirilis. (E-3)

BERITA TERKAIT