17 December 2020, 20:08 WIB

AP II Pangkas Tarif Uji Cepat Antigen dan PCR


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

PT Angkasa Pura (AP) II memangkas tarif tes cepat covid-19. Tarif rapid test antigen menjadi Rp200 ribu untuk hasil 15 menit setelah pemeriksaan, dari tarif sebelumnya Rp385 ribu.

Tarif PCR test kini menjadi Rp800 ribu untuk hasil 24 jam setelah pemeriksaan dari sebelumnya Rp885.000. Untuk rapid test antibodi tetap Rp85 ribu.

Pemberlakuan itu diterapkan di bandara-bandara Angkasa Pura II, seperti Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Husein Sastranegara. "Semangat dari Airport Health Center di bandara PT Angkasa Pura II dalam layanan pengetesan covid-19 untuk memudahkan traveler melakukan tes demi menjaga penerbangan tetap sehat,” ujar President Director PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin dalam keterangan resminya kepada Media Indonesia, Kamis (27/12).

Awaluddin memastikan tarif pengetesan covid-19 yang lebih rendah ini tetap berlaku pada periode angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2020/2021. Pihaknya meski diperkirakan penerbangan akan lebih tinggi dibandingkan dengan hari-hari biasa.

Pada periode monitoring angkutan Nataru 2020/2021 yakni 18 Desember 2020 hingga 4 Januari 2021, Awaluddin mengungkapkan jumlah permohonan penerbangan tambahan (extra flight) yang diajukan maskapai sudah mencapai 1.066 extra flight dengan penambahan kursi penerbangan sekitar 133.000 kursi.

Terpisah, Sekjen Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) Pauline Suharno membenarkan banyak konsumen yang membatalkan paket perjalanan ke Bali untuk liburan Nataru akibat rencana kebijakan penerapan rapid test antigen. Meski tidak menyebutkan secara rinci, Pauline mengatakan para calon penumpang meminta pengembalian atau refund tiket pesawat untuk liburan akhir tahun itu.

"Iya banyak pembatalan terutama yang masih bisa di-refund tiket dan pemesanan hotel. Untuk data persis ada di pihak airlines atau hotel," ungkapnya kepada wartawan. (OL-14)

BERITA TERKAIT