16 December 2020, 13:39 WIB

2,5 Juta Pekerja di DKI Jakarta Terima BSU


M. Iqbal Al Machmudi | Ekonomi

MENTERI Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, menyebutkan pegawai/buruh di Provinsi DKI Jakarta paling banyak menerima bantuan subsidi upah (BSU), yakni sebanyak 2,5 juta pekerja.

"Jika dilihat sebaran provinsi sebagian besar gajinya di bawah UMP. Sebanyak 413.649 perusahaan di Indonesia yang pegawainya menerima BSU. Dan sebaran terbanyak ada di DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, dan Sumatera Utara," ungkap Ida saat diskusi virtual, Rabu (16/12).

Baca juga: Ridwan Kamil Penuhi Panggilan Polda Jabar Soal Megamendung

Penerima BSU dari Provinsi DKI Jakarta sebanyak 2,5 juta pekerja dengan gaji rata-rata Rp3.7 juta per bulan, Jawa barat sebanyak 1,7 juta pekerja dengan gaji Rp3.3 juta, Jawa Tengah sebanyak 1,4 juta pekerja dengan gaji Rp2,1 juta.

Ida menyebutkan jika melihat profil penerima BSU rata-rata memiliki gaji berkisar Rp3 juta.

"Total bantuan yang diberikan kepada masing-masing pekerja adalah RP600 ribu selama 4 bulan atau sebesar Rp2,4 juta yang diserahkan mulai 2 termin. Setiap termin diserahkan Rp1,2 juta,"

BSU sendiri diberikan pemerintah untuk membantu meningkatkan daya beli masyarakat di tengah pandemi covid-19 yang mempengaruhi perekonomian.

Dalam paparannya sebanyak 8,76% perusahaan berhenti beroperasi saat masa pandemi. Sebanyak 5,45% menerapkan WFH sebagian pegawai, 2,05% menerapkan WFH seluruh pegawai, 24,31% perusahaan mengurangi jam kerja, 0,49% kapasitas operasinya meningkat, dan 58,95% perusahaan beroperasi biasa.

Diketahui yang berhak menerima BSU antara lain WNI, pekerja penerima upah, tercatat sebagai anggota aktif BP Jamsostek per 30 Juni 2020, gaji yang dilaporkan ke BP Jamsostek di bawah Rp5 juta dan memiliki rekening yang aktif. (OL-6)

BERITA TERKAIT