10 December 2020, 15:32 WIB

Ini Daftar Orang Terkaya Indonesia 2020 Versi Forbes


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

LEBIH dari setengah taipan yang masuk dalam daftar 50 Orang Terkaya Indonesia versi Forbes tahun 2020 mengalami penurunan kekayaan dari tahun lalu di tengah pandemi.

Meski begitu, kekayaan kolektif mereka yang mencapai US US$ 133 miliar atau Rp1.880 triliun, turun 1,2% dari sebelumnya US$ 134,6 miliar. Dilansir Forbes, Robert Budi dan Michael Hartono menempati urutan pertama orang terkaya di Indonesia. Bos perusahaan rokok Djarum dan BCA itu memiliki kekayaan bernilai US$38,8 miliar.

Mempertahankan posisi kedua dalam daftar adalah keluarga Widjaja dari grup Sinar Mas. Mereka menambahkan labar bersih mereka US$ 2,3 miliar menjadi US$ 11,9 miliar. Berikutnya, kekayaan taipan petrokimia Prajogo Pangestu menurun 21% menjadi US$6 miliar.

Di tempat keempat adalah Anthoni Salim dari grup Salim yang mengalami peningkatan kekayaannya menjadi US$5,9 miliar dari $ 5,5 miliar tahun lalu. Lalu daftar orang terkaya versi Fobes lainnya ialah Sri Prakash Lohia dari grup Indorama yang tetap berada di posisi lima dari tahun lalu, dengan kekayaan US$ 5,6 miliar.

Taipan lainnya yang masuk dalam list Forbes di antaranya adalah Irwan Hidayat (No. 17 dengan kekayaan US$1,55 miliar) dengan industri jamu terbesar di Indonesia dan produk Sido Muncul. Saham perusahaan naik karena penjualan produknya yang lebih tinggi, seperti produk Tolak Angin yang populer, meningkatkan kekayaan keluarganya sebesar 41%.

Taipan media Eddy Kusnadi Sariaatmadja (No. 20), yang kekayaannyamelonjak hampir 80% menjadi US$1,4 miliar, keuntungan terbesar dalam persentase tahun ini. Saham perusahaannya, Elang Mahkota Teknologi (Emtek), melonjak karena banyak masyarakat menggunakan layanan e-commerce dan streaming selama pandemi.

Baca juga: Menko Perekonomian: UMKM dan MBR Fokus Dorong Inklusi Keuangan

Tiga kekayaan baru dalam daftar termasuk saudara kandung Wijono dan Hermanto Tanoko (No. 39, US$700 juta), yang mengendalikan perusahaan cat milik swasta Avia Avian. Bankir veteran Jerry Ng (No. 44, US$ 600 juta) juga melakukan debutnya setelah mengakuisisi saham tahun lalu di Bank Jago, yang ia rencanakan untuk diubah menjadi bank digital.

Salah satu pendiri Emtek, Susanto Suwarto, menempati peringkat No. 50 dengan pendapatan US$ 475 juta, karena kenaikan saham perusahaan.

Di antara empat taipan yang turun dari daftar tahun ini adalah saudara kandung Kusnan dan Rusdi Kirana, yang maskapai penerbangannya Lion Air menderita karena perjalanan udara menukik. Secara keseluruhan, 28 orang yang terdaftar melihat kekayaan mereka jatuh pada tahun lalu. (OL-4)

BERITA TERKAIT