05 December 2020, 19:47 WIB

30 Pelaku Usaha Ikuti Pelatihan Intensif #SampoernaUntukUMKM


Mediaindonesia.com | Ekonomi

UPAYA pemerintah dalam pemulihan ekonomi nasional mendapat dukungan dari PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna). Perusahaan tersebut menggelar rangkaian Pelatihan dan Kejuaraan Festival #SampoernaUntukUMKM yang diikuti 150 pelaku usaha. Selanjutnya para peserta diseleksi menjadi 30 UMKM pilihan untuk memasuki tahapan pelatihan yang lebih komprehensif.

Kepala Urusan Eksternal Sampoerna Ishak Danuningrat mengatakan, para peserta akan mengikuti lanjutan rangkaian Pelatihan dan Kejuaraan Festival #SampoernaUntukUMKM secara online hingga 11 Desember 2020. Pada acara puncak tanggal 15-16 Desember 2020 nanti, para pelaku UMKM binaan akan melakukan bazaar online. "Mereka juga akan berpartisipasi dalam kegiatan bincang-bincang seputar bisnis dan UMKM. yang ditayangkan secara langsung melalui saluran YouTube dan Zoom," ujar Ishak dalam keterangan di Jakarta, Sabtu (5/12/2020). 

Menurut dia, para panelis juri yang terdiri dari akademisi dan praktisi akan melakukan seleksi secara ketat hingga 2 pemenang. Ishak berharap, pelatihan UMKM secara komprehensif ini dapat menjadi katalis bagi pemulihan ekonomi sekaligus ada lebih banyak lagi UMKM yang masuk ke dalam ekosistem digital. "UMKM merupakan kunci kemandirian ekonomi kerakyatan, utamanya di masa pandemi. Saya berharap pandemi covid-19 bisa menjadi katalisator UMKM digital," ujarnya.

Salah satu anggota panelis juri, Triyana Iskandarsjah, dari Fakultas Ekonomi Universitas Parahyangan, mengatakan, ke-30 peserta ini dipilih berdasarkan sejumlah kriteria, termasuk kualitas proposal usahanya yang baik dan komprehensif, serta kinerja yang baik dalam mengelola usahanya secara dalam jaringan. Fernando Mulia, anggota panelis juri lainnya, mengatakan, ke-30 pelaku UMKM ini berasal dari berbagai kota di Indonesia. Mereka menggeluti berbagai usaha, mulai dari kuliner, kerajinan tangan, pakaian, dan lainnya. 

"Selanjutnya, para pelaku UMKM terpilih ini akan mengikuti pelatihan digital yang lebih intensif lagi. Mereka juga akan diberikan tantangan kreatif, membuat kerangka model bisnis, membuat rencana usaha, presentasi produk dan lainnya," tutur Fernando. 

Siska Hasibuan, pelaku UMKM di bidang kuliner, mengaku bersyukur dirinya bisa lolos ke tahap 30 besar. Ia mengatakan, pelatihan bisnis yang diperoleh sejak 16 November telah membuka wawasannya, terutama dalam hal digitalisasi yang dirasa dapat sangat membantu untuk menyesuaikan bisnisnya dengan perubahan perilaku konsumen dari offline ke online. 

"Melalui pelatihan ini, saya tak cuma belajar memperbaiki usaha, tetapi juga kualitas dan rasa percaya diri. Lolos sampai tahap ini membuat saya harus benar-benar bertanggung jawab atas ilmu yang sudah diberikan para pelatih,” tukas Siska. 

Pemenang ini akan diumumkan pada webinar dan virtual bazaar yang akan digelar oleh Sampoerna dan BEDO pada 16 Desember mendatang. Para pemenang akan memeroleh hadiah dan dukungan berupa pendampingan bisnis berkelanjutan, perluasan akses pasar, serta materi berupa voucher belanja, paket data internet, dan lainnya. (RO/A-3) 

BERITA TERKAIT