04 December 2020, 00:05 WIB

Kementerian ATR Dukung Penertiban Aset Pemda dan BUMN


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

MENTERI Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan A.Djalil mendukung penertiban aset-aset yang dimiliki oleh pemerintah daerah (pemda) maupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN).


Hal itu disampaikan saat acara Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Pemanfaatan Aset, Optimalisasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Dukungan Pelaksanaan Piala Dunia U20, secara virtual, Kamis (3/12).


"Kami dukung penertiban aset-aset Pemda dan BUMN melalui pendaftaran tanah," kata Sofyan dalam keterangan resmi, Jakarta, Kamis (3/12).


Percepatan pendaftaran tanah yang dilakukan, ungkapnya, terus berlangsung hingga saat ini. Termasuk pendaftaran aset tanah pemda dan BUMN.


"Selain mendaftarkan tanah-tanah masyarakat, Kementerian ATR/BPN juga gencar mendaftarkan aset-aset milik Pemda ataupun BUMN karena ini penting guna menciptakan penatausahaan aset yang lebih baik dan mencegah praktik korupsi," jelas Sofyan.


Disatu sisi Menteri ATR/Kepala BPN mengapresiasi usaha Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam mendorong pendaftaran aset-aset tanah tersebut. Langkah itu, kata Sofyan, dapat menimbulkan kesadaran bagi Pemda maupun BUMN agar mengelola aset tanah mereka dengan benar.


"Saya sangat senang dengan program pencegahan korupsi yang dijalankan oleh KPK. Peran mereka dalam mendorong pendaftaran aset-aset tanah banyak memberikan efek sehingga Pemda maupun BUMN tersadar untuk mendaftarkan tanah-tanah mereka," tutur Sofyan A. Djalil.


Ketua KPK Firli Bahuri pada kesempatan yang sama menuturkan, program pendaftaran tanah yang dijalankan oleh Kementerian ATR/BPN dapat memberikan kepastian hak atas tanah bagi tanah-tanah aset milik Pemda maupun BUMN.


"Selain itu, sertifikat tanah-tanah aset juga dapat mencegah sengketa dengan masyarakat. Ini sangat baik karena jika sengketa tanah terjadi efeknya bisa terjadi gangguan keamanan," imbuhnya. (OL-8)

 

BERITA TERKAIT