04 December 2020, 01:15 WIB

Transaksi Berlimpah di Festival Belanja


Gana Buana | Ekonomi

SEDIKITNYA 250 platform online akan meramaikan Festival Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 12.12 yang dikawal Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) pada tahun ini.

Dengan digelarnya ajang tersebut, diharapkan dapat mendukung kalangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar tetap bertahan di tengah pandemi covid19 saat ini.

“Harbolnas diharapkan bisa membantu roda perekonomian dengan mendorong daya beli konsumen dengan penawaran khusus, dan meningkatkan transaksi pelaku usaha online di e-commerce, termasuk para pelaku UMKM,” ungkap Executive Director idEA Arshi Adini dalam webinar yang diselenggarakan belum lama ini.

Data Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menyebutkan pertumbuhan UMKM yang membuka toko online terus  bertumbuh dari 8 juta pada 2019 menjadi 9,4 juta pada 2020. “Ini ialah salah satu momentum penting bagi penjual di platform online,” tutur Arshi.

Menurut Arshi, Harbolnas 12.12 yang kini memasuki tahun ke-8 merupakan puncak festival belanja online di Indonesia. Ini juga sekaligus ajang terbesar bagi pelaku UMKM pada e-commerce untuk meningkatkan penjualan mereka hingga berkali lipat dengan memberikan berbagai promo menarik bagi para konsumen.

Ia mengatakan berdasarkan data dua tahun terakhir, festival Harbolnas mampu menaikkan transaksi hingga 200%. Hal ini memberikan ruang besar bagi pelaku UMKM untuk tumbuh dan mendapatkan manfaat langsung berupa berbagai promo dari perbankan dan platform e-commerce maupun logistik di masa pandemi covid-19.

SVP Traffic Operations and Sellers Engagement Lazada Indonesia Haikal Bekti Anggoro menyampaikan pihaknya turut meramaikan festival belanja akhir tahun Harbolnas dengan berbagai kegiatan.

Melalui dukungan digital network dan technology knowhow dari Alibaba serta berbagai program pengembangan penjual yang inovatif, Lazada pun bakal memperkenalkan konsep festival belanja Tiga Hari Belanja Online Nasional (Garbolnas) pada 12-14 Desember 2020, dengan berbagai program menarik bagi sellers dan konsumen.

“Kami optimistis akan ada transaksi yang berlimpah di festival belanja akhir tahun tersebut,” kata Haikal.


Berdayakan UMKM

Haikal mengakui, selain turut berpartisipasi dalam Harbolnas, pihaknya turut mengedukasi para sellers. Di antaranya, melalui kegiatan rutin Lazada Club, seperti LazNongkrong, workshop dengan komunitas-komunitas sellers di kota-kota tujuan secara online, serta Sellers Conference: Lazada Level Up yang pada September lalu digelar online dan diikuti lebih dari 12.500 sellers dari seluruh Indonesia.

“Salah satu misi Lazada ialah memberdayakan bisnis UMKM agar mendapatkan manfaat, baik keuntungan bisnis maupun manfaat sosial  bagi lingkungan sekitarnya,” tambah Haikal.

Salah satu pemilik top seller di Lazada, Aseel Abri, mengaku tak hanya memanfaatkan layanan berjualan di e-commerce Lazada, tetapi juga mendapatkan edukasi selama berjualan di e-commerce.

“Kami selalu mengikuti berbagai kampanye belanja yang memberikan promo dan hadiah menarik bagi konsumen dan kami pun selalu diberikan edukasi mengenai pentingnya komunikasi yang baik, cepat, dan tepat dengan para konsumen,” kata pemilik Toko Batu Akik Bacter Online Shop ini.

Alhasil, selama setahun bergabung di Lazada, tokonya mampu mengirimkan puluhan ribu order kepada pembeli di seluruh Indonesia dan pertumbuhan usahanya meningkat hingga 1.200%. (S-3)
 


 

BERITA TERKAIT