03 December 2020, 15:30 WIB

Akibat Pandemi, Indonesian Paradise Property Merugi Tahun Ini


Raja Suhud | Ekonomi

PT Indonesian Paradise Property Tbk mencatatkan pendapatan Rp336,61 miliar dan rugi usaha Rp25,11 miliar pada triwulan III 2020 . 

Untuk tahun ini , perseroan memproyeksikan pendapatan sebesar Rp. 440,52 milyar, lebih rendah 48,94%, dibanding tahun sebelumnya. 
Hal ini banyak disebabkan oleh kondisi sebagai dampak dari pandemi yang terus berlangsung selama  2020,

"Dengan kondisi ini, diproyeksikan di tahun ini perseroan akan mengalami rugi usaha sebesar Rp. 42,21 miliar. Ekuitas di akhir tahun ini diproyeksikan di angka Rp6.298,73 miliar," jelas Direktur Indonesian Paradise Property Tbk, Taufik dalam paparan publik secara elektronik di Jakarta, Kamis (3/12). 

Lebih lanjut Taufik memaparkan bahwa tingkat hunian pada  2020 untuk perhotelan di proyeksikan di angka 28,78% dan komersial pada angka 88,11%. Dibandingkan dengan tahun 2019, tingkat hunian tahun 2020 diproyeksikan akan lebih rendah, yang  merupakan dampak dari pandemi yang terus berlangsung selama tahun 2020. 

Saat ini perseroan masih melakukan pengembangan beberapa proyek. Selain pengembangan proyek di Makassar dan  Bali, pada tahun ini perseroan menyelesaikan pembayaran tahap akhir proyek apartemen One Residence, Batam yang sudah melakukan proses serah terima unit sejak  2019, serta rejuvenasi HARRIS Hotel Tuban, Bali. 

Dengan keadaan dampak pandemi yang terus berlanjut sampai triwulan III 2020, perseroan telah dan akan terus mengambil langkah-langkah efisiensi yang sesuai dan bijaksana dalam rangka mempertahankan seluruh operasional bisnis, serta langkah-langkah strategis lainnya untuk mempersiapkan reset  di tahun 2021. 

Hal ini juga berkesinambungan dengan upaya Perseroan untuk terus mengelola sumber daya secara efisien dan mengarah pada penciptaan ide-ide, inovasi dan kreativitas cerdas, guna menghasilkan kinerja prima dan berkesinambungan untuk meraih pertumbuhan secara berkelanjutan. (RO/E-1)
 

BERITA TERKAIT