01 December 2020, 11:35 WIB

Dapat Apresiasi, BUMN Harus Bekerja Lebih Keras lagi


Mediaindonesia.com | Ekonomi

SEKRETARIS Kementerian BUMN Susyanto yang mewakili Menteri BUMN Erick Thohir menyampaikan pesan bahwa di tengah pandemi covid-19 dan situasi ekonomi regional dan global yang tidak pasti, semua dituntut untuk menunjukkan kemampuan bertahan, berinovasi serta beradaptasi dalam menjaga kinerja perusahaan.  Sebab hanya dengan begitu perekonomian Indonesia bisa bangkit lagi pascapandemi.

"Secara umum Menteri BUMN  menyampaikan 90% dari seluruh BUMN bisnisnya terkena dampak pandemi covid-19. Hanya 10% BUMN yang masih mencatatkan kinerja positif," ujar Susyanto dalam sambutannya dalam konferensi pers pemberian penghargaan untuk sejumlah BUMN secara virtual, Senin (30/11).

Baca juga: Hadirkan Ekosistem BUMN yang Sehat dan Berkelanjutan

Menurutnya, siapapun yang mendapatkan penghargaan tersebut merupakan perusahaan yang telah mampu menunjukkan langkah-langkah extraordinary dalam menjaga kinerja perusahaan di tengah pandemi. "Untuk itu kami memberikan apresiasi sekali lagi kepada perusahaan serta direksi yang mendapatkan penghargaan the most dan the best," tuturnya.

Dalam acara tersebut, Dirut PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo III) U Saefudin Noer menerima penghargaan untuk kategori Special Achievement sebagai The Best Performing CEO in Technology Leadership. Penghargaan itu merupakan bentuk apresiasi kepada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) atas prestasi dan pencapaiannya.

"Ini menjadi kado terindah untuk Pelindo III karena pada 1 Desember, kami memperingati HUT ke-28 Pelindo III. Penghargaan ini bukan untuk saya pribadi, tapi untuk seluruh manajemen, karyawan Pelindo III dan grup dan akan menjadi  pemacu motivasi kami untuk terus berinovasi teknologi agar Pelindo III menjadi terbaik," ujarnya.

Dia juga menuturkan bahwa selama 28 tahun perjalanannya, mereka sebagai perusahaan milik negara telah hadir di tengah masyarakat menyediakan jasa kepelabuhan dengan tujuan menjaga kelancaran rantai distribusi logistik guna mendorong peningkatan ekonomi negara.

"Jika diibaratkan laksana kapal yang tengah berlayar di lautan, perlu adanya pedoman yang dipegang oleh nahkoda agar bisa sampai pada tujuan. Pedoman itu adalah core values BUMN yaitu AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif). Selain itu kami selalu berupaya mencapai prioritas yang ditetapkan Kementerian BUMN yaitu Technology Leadership dan Business Process Innovation,“ kata dia lagi.

Kondisi pandemi yang terjadi ini memang menjadi pukulan keras bagi dunia usaha, namun menurutnya itu bukan menjadi penghalang untuk terus mengoptimalkan pelayanan. Oleh karena itu, dia pun mengapresiasi kepada segenap jajaran di Pelindo III karena tetap melakukan kinerja yang baik di tengah krisis pandemi covid-19.

"Sebagai perusahaan operator pelabuhan yang mengoperasikan 43 pelabuhan dan menghubungkan 180 kota di Indonesia, sudah pasti produktivitas sebagai garda depan pelayanan merupakan hal yang penting bagi Indonesia. Oleh karena itu di moment ini Pelindo III berkomitmen untuk bertransformasi dengan pemanfaatan teknologi informasi," jelasnya.

Dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke-28, Pelindo III menggelar Port Virtual Run and Bike 2020. Lomba olahraga secara virtual itu dipilih karena mengedepankan creative technology leadership. Di samping menjadi salah satu solusi, agar masyarakat tetap dapat menerapkan pola hidup sehat dengan berolahraga, di tengah pandemi covid-19.

Sebagai upaya mengurangi resiko penyebaran Covid-19, Pelindo III telah membuka akses pembayaran nontunai menggunakan kartu dari berbagai bank. Akses kartu nontunai tersebut dapat digunakan untuk masuk ke pelabuhan setelah pemasangan single SAM multi applet atau single reader.

"Adanya MoC ini diharapkan dapat melakukan pengembangan integrated e-gate sytem pada Terminal Multipurpose Labuan Bajo sehingga dapat meningkatkan layanan kepada para pengguna jasa dalam melakukan transaksi di pelabuhan dengan praktis, nyaman, dan aman."

Selain itu, adanya integrasi informasi dan sistem pengajuan pelayanan bagi pelanggan dalam satu customer portal mendorong percepatan layanan, meningkatkan nilai tambah dan kepuasan pelanggan.

"Adanya integrasi dengan sistem aplikasi yang dimiliki oleh ekosistem pelabuhan mendorong percepatan pertukaran data dan informasi antara regulator dan para pelaku industri logistik nasional," ujarya. (Ant/A-1)

BERITA TERKAIT