30 November 2020, 10:22 WIB

Investor Fokus Rekor Penambahan Kasus Covid-19


Fetry Wuryasti | Ekonomi

PASAR Amerika Serikat pada hari Jumat lalu menguat dengan kenaikan +0,13% pada index Dow Jones, +0,24% pada index S&P500 dan +0,93% pada index Nasdaq. Perhatian dari investor AS tertuju pada risiko politik akibat konflik dari pemilu yaitu transisi pergantian presiden Donald Trump ke Joe Biden, dan optimisme dari perkembangan vaksin Covid-19. Harga emas terkoreksi cukup dalam dengan turun -1,32% ke level US$ 1.786 /troy oz.

Dari dalam negeri, kasus harian Covid-19 mencatatkan rekor baru pada hari Minggu kemarin dengan penambahan 6 267 kasus baru (Sabtu,5.418 kasus) dan rasio dari kasus terkonfirmasi/jumlah specimen test mencapai 20,2% (Sabtu 14,5% positive rate). Saat ini akumulasi kasus Covid-19 berjumlah 534.266 kasus, dengan pasien sembuh sebanyak 445.793 pasien (83,5% recovery rate).

"Dengan kembali melonjaknya kasus Covid, dikhawatirkan pemerintah akan kembali memberlakukan PSBB ketat," kata Head of Equity Research, Strategy, Banking, Consumer (Staple) Samuel Sekuritas Indonesia Suria Dharma, Senin (30/11).

Pagi ini Indeks Harga Saham Gabungan perdagangan Senin (30/11) dibuka terkoreksi pada level 5.779,67 (-0,06%) dibandingkan penutupan Jumat pekan lalu di level 5.783,34. Setelah 30 menit pertama pembukaan, indeks terkontraksi atau -0,68% di level 5.748,93.

Pekan lalu IHSG menguat +3.,8% secara mingguan dan +0,41% secara harian pada Jumat lalu ke level 5.783,34 dengan investor asing mencatatkan net sell atau aksi jual sebesar Rp 943,04 miliar.

"Yang dapat diperhatikan dari sentimen lokal adalah kekhawatiran akan kebijakan pemerintah untuk menanggapi melonjaknya kasus baru Covid-19," kata Suria.

baca juga: Pengendalian Produksi DOC Final Stock Positif Bagi Peternak 

Dari data ekonomi pekan ini yang dapat diperhatikan akan ada rilis data Markit Manufacturing PMI sebelumnya 47,8, Indeks Kepercayaan Bisnis/Business Confidence, sebelumnya 102,9 dan rilis data inflasi sebelumnya 1,44% yoy, 0,07% mom. Pagi ini pasar regional dibuka menguat dengan indeks Nikkei +0,46% dan Kospi +0,1%.

"Untuk IHSG pada hari ini kami perkirakan untuk menguat mengikuti sentimen regional, namun tetap masih ada risiko dari aksi profit taking," tutup Suria. (OL-3)
 

BERITA TERKAIT