27 November 2020, 15:42 WIB

Indonesia Jamu Global Tourism Forum 2021


Mediaindonesia.com | Ekonomi

PARIWISATA merupakan industri yang berkembang sangat cepat di dunia. Sebagai platform internasional, Global Tourism Forum telah menjembatani pelaksanaan pertemuan para tokoh dan investor dunia sejak 2014.

Sebagai negara yg memiliki potensi pariwisata yg sangat besar, Indonesia telah dipilih sebagai tuan rumah untuk Annual Meeting Indonesia Global Tourism Forum 2021. GTF merupakan merek dari World Tourism Forum Institute (WTFI) dan suatu kolaborasi platform yang difokuskan pada tantangan-tantangan yang dihadapi oleh industri pariwisata dan perjalanan.

GTF memainkan peranan penting dalam menarik investasi langsung ke dalam negeri. Karenanya, GTF menjadi sangat penting, terutama dalam masa sulit seperti saat ini.

Pariwisata merupakan industri yang terkena dampak ekonomi terparah akibat kehadiran covid-19. Dengan terpilihnya Indonesia sebagai tuan rumah Annual Meeting Global Tourism Forum 2021 menunjukkan masih ada kepercayaan internasional terhadap Indonesia sebagi destinasi wisata yang aman, selain bertujuan menarik investasi asing sebanyak-banyaknya bagi Indonesia.

Presiden WTFI Bulut Bagci menyatakan bahwa GTF 2021 merupakan ajang pertemuan agen dan operator perjalanan, pengusaha dan pengelola hotel, pebisnis lokal dan asing, grup investor dan bankir, perusahaan konsultan investasi, serta politisi, pejabat pemerintah, dan tokoh-tokoh eksekutif.

Dalam rangka menuju persiapan GTF 2021, Indonesia Tourism Forum (ITF)menyelenggarakan hybrid event sekaligus sebagai in tours conference dengan berkolaborasi bersama WTFI. Konferensi akan berlangsung dan disiarkan secara maraton berurutan dimulai Istanbul, Turki, dan berakhir di Washington, Amerika.

Dengan tema Recovery and Beyond, GTF 2020 merupakan kebangkitan industri pariwisata di era new normal, bukan hanya untuk Indonesia tapi juga ASEAN. Sejumlah pembicara direncanakan hadir pada GTF 2020 antara lain Ketua Indonesia Tourism Forum Sapta Nirwandar, President of World Tourism Forum Institute Bulut Bagci, dan Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar. (RO/OL-14)

BERITA TERKAIT