24 November 2020, 10:54 WIB

Luhut Sebut AS Kagum dengan Visi Presiden Jokowi


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

MENTERI Koordinasi Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan kehadiran dirinya di Amerika Serikat (AS) pada pekan lalu, direspon baik oleh pejabat tinggi di sana, termasuk Presiden Donald Trump.

Luhut sebagai utusan langsung Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan serangkaian pertemuan bisnis dengan petinggi di AS untuk kesepakatan investasi.

"Berbagai respons baik saya terima selama kunjungan saya di sana adalah buah dari budaya dan adat ketimuran serta visi Presiden Joko Widodo yang sangat dikagumi," ujarnya dalam akun instagram pribadi @luhut.pandjaitan, Selasa (24/11).

Menurutnya, dengan hal tersebut, Luhut yakin Indonesia akan selalu menjadi mitra strategis bagi negara sahabat, tak terkecuali Amerika Serikat dalam ekonomi maupun geopolitik.

"Siapapun pemimpinnya. Saya berharap akan terus menjalin komunikasi yang baik dengan pemerintahan AS berikutnya dan terbuka peluang kerjasama yang luas di berbagai bidang," jelasnya.

Baca juga: Luhut Mengaku Intens Berkomunikasi dengan Menantu Trump

Salah satu topik pembahasan saat di AS, kata Luhut, soal keputusan Pemerintah AS yang memperpanjang fasilitas GSP (Generalized System of Preferences). Menurutnya, keputusan itu diapresiasi oleh Pemerintah Indonesia. GSP ialah fasilitas perdagangan berupa pembebasan tarif bea masuk kepada negara-negara berkembang.

"Saya sampaikan apresiasi Presiden Jokowi terhadap Presiden Donald Trump yang telah memperpanjang GSP kepada kita sehingga Indonesia menjadi satu-satunya negara di Asia yang mendapat peluang emas ini," tutur Luhut.

"Saya ingin tekankan bahwa dengan negara manapun, selama bisa membantu kepentingan nasional, kita akan selalu menjaga hubungan baik, begitu pula dengan Amerika Serikat," pungkasnya.(OL-5)

BERITA TERKAIT