22 November 2020, 22:47 WIB

KTT G20 Perkuat Komitmen Pemulihan Ekonomi Akibat Pandemi


Dhika Kusuma Winata | Ekonomi

KONFRENSI Tingkat Tinggi (KTT) G-20 tahun ini yang digelar secara virtual selesai dihelat.

Dalam pertemuan itu, dihasilkan sejumlah kesepakatan pemimpin negara-negara G-20 untuk mengatasi pandemi covid-19 dan pemulihan ekonomi.

"KTT G-20 kali ini telah menyepakati Riyadh Summit Leaders Declaration yang berisikan antara lain komitmen seluruh kepala negara G-20 dalam mengatasi tantangan global, termasuk pandemi covid-19 serta upaya pemulihannya," kata Menlu Retno Marsudi dalam konferensi pers dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Minggu (22/11) malam.

Menlu Retno menyampaikan sejumlah kesepakatan yang dicapai antara lain perpanjangan penundaan pembayaran utang bagi negara-negara miskin.

Deklarasi itu juga menyepakati upaya untuk menjamin dan memastikan akses dan pendistribusian vaksin covid-19. Kemudian, mendukung pasar ekonomi yang terbuka, pemulihan perdagangan serta investasi.

Retno mengatakan Indonesia menyumbang beberapa isu penting dalam Deklarasi tersebut, antara lain isu bantuan kepada negara miskin untuk penundaan pembayaran utang.

Kemudian, Indonesia juga mendorong pentingnya investasi, perdagangan, serta infrastruktur untuk pemulihan ekonomi. Selain itu, Indonesia juga mendorong terkait isu akses vaksin covid-19.

Pertemuan pemimpin negara-negara G-20 tahun ini digelar selama dua hari yakni 21-22 November 2020. Arab Saudi menjadi ketua dalam penyelenggarannya, dipimpin langsung Raja Salman Bin Abdulaziz Al Saud.

Tema yang dibahas dalam KTT hari pertama yakni mengenai upaya mengatasi pandemi covid-19 dan pemulihan ekonomi serta penciptaan lapangan pekerjaan. Di hari kedua, dibahas mengenai usaha membangun masa depan yang inklusif, berkelanjutan, dan berketahanan. (OL-8)

 

BERITA TERKAIT