21 November 2020, 15:46 WIB

Perbaikan Irigasi Tingkatkan Pendapatan Petani di Banggai


Mediaindonesia.com | Ekonomi

DIRJEN Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian Sarwo Edhy mengatakan, kegiatan padat karya Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (RJIT) di Kecamatan Toili, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, memberi manfaat yang sangat dirasakan petani. Sebelumnya, irigasi di Kecamatan Toili hanya mampu mengairi lahan seluas 25 hektare (Ha) kini menjadi 80 Ha. Kegiatan RJIT itu dilakukan Kelompok Tani Sejahtera I yang diketuai I Made Susila.

"Kegiatan padat karya RJIT merupakan bagian dari water management untuk mendukung pertanian. RJIT meningkatkan dan memaksimal fungsi irigasi sekaligus memperbaiki atau merehabilitasi irigasi yang rusak. Kita harapkan pendapatan petani meningkat,” katanya dalam keterangan di Jakarta, Sabtu (21/11/2020). 

Jaringan irigasi yang direhab mampu meningkatkan provitas dari semula 4 ton/ha menjadi 5 ton/Ha dengan Intensitas Pertanaman (IP) 200/ 2 kali dalam 1 tahun. Kegiatan ini dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2020 bersumber dari dana Tugas Pembantuan (TP) Ditjen PSP. 

Menurutnya, kondisi saluran jaringan irigasi yang direhab merupakan saluran irigasi teknis yang kondisinya masih berupa saluran tanah, sehingga distribusi air kurang merata, terutama pada daerah lahan yang paling hilir lahan sawah. "Dengan adanya kegiatan RJIT, luas layanan irigasi meningkat signifikan. Semula terairi 25 Ha setelah direhab menjadi 80 Ha,” ujar Sarwo Edhy.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyambut baik perbaikan irigasi karena membuat luas areal tanam meningkat dan produktivitas meningkat. Ia pun mengapresiasi kegiatan padat karya RJIT di Desa Mekar Kencana, Kecamatan Toili, Kabupaten Banggai. “Kita harapkan irigasi yang telah direhabilitasi ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh para petani dan masyarakat sekitar. RJIT bisa memberikan nilai tambah buat perekonomian petani,” tuturnya. (RO/A-3)

BERITA TERKAIT