19 November 2020, 19:55 WIB

Intiland Edukasi Milenial soal Properrti Lewat Youth Panel


Ghani Nurcahyadi | Ekonomi

PERUSAHAAN pengembang properti PT Intiland Development Tbk (Intiland; DILD) meluncurkan Intiland Youth Panel dan I AM Community yang ditujukan untuk anak-anak muda atau kelompok generasi milenial. Melalui program Intiland Youth Panel, Intiland mengambil inisiatif untuk mensosialisasikan sektor properti dan menyelenggarakan beragam aktivitas edukasi properti kepada anak-anak muda sejak dini. 

Corporate Secretary Intiland Theresia Rustandi menjelaskan, pengenalan industri dan investasi properti kepada anak-anak muda menjadi langkah strategis dalam rangka membangun industri secara berkelanjutan dan selaras dengan visi perusahaan untuk memberikan peluang kepada seluruh masyarakat untuk mendapatkan kehidupan yang nyaman. 

Industri properti merupakan salah satu industri strategis dan penggerak utama perekenonomian nasional. Sektor properti selama ini memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi karena terdapat 175 industri ikutan, 350 Usaha Mikro, Kecil, Menengah, dan menyerap sekitar 30 juta tenaga kerja. 

“Sebagai industri strategis, keberlanjutan industri menjadi fokus penting bagi seluruh pemangku kepentingan, termasuk Intiland sebagai developer. Bagaimana memastikan anak-anak muda dan kelompok milenial ini paham tentang properti, mengerti investasi properti dan mampu berinvestasi atau membeli produk properti adalah sebuah langkah penting, karena mereka adalah konsumen masa depan,” kata Theresia dalam diskusi virtual, Kamis (19/11).

Sebagai upaya untuk meningkatkan jangkauan, maka pelaksanaan program Intiland Youth Panel dilakukan melalui kolaborasi dan kerjasama dengan berbagai lembaga dan komunitas yang memiliki  tujuan sama. Program ini juga melahirkan komunitas anak muda, salah satunya adalah pembentukan I AM Community.

Baca juga : SOHO New York Masuk Tahap 2

Selain itu Perseroan juga berkolaborasi dan memberikan dukungan terhadap program vokasi dan kemahasiswaan UI untuk mengerjakan studi kelayakan pada salah satu proyek Perseroan. 

“Kami membuka kesempatan seluas-luasnya kepada anak-anak muda untuk berkiprah dan belajar mengenai industri properti melalui I AM Community,” ujarnya lebih lanjut.

I AM Community adalah sebuah komunitas yang beranggotakan anak-anak muda dari berbagai latar belakang pendidikan dan wilayah. Komunitas ini memfokuskan program dan kegiatannya pada aktivitas edukasi, keahlian, pengembangan personal, dan motivasi mengenai industri dan investasi properti.

Dirintis sejak 2018, komunitas dengan slogan ‘I AM Smart, I AM Capable!’ ini berkembang pesat dan keanggotaannya tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Para anggotanya berasal dari kalangan mahasiswa dan mahasiswi dari sejumlah perguruan tinggi.

“Kami senang melihat antusiasme anak-anak muda ini. Mereka luar biasa kreatif dengan ide-ide segar dan punya passion kuat untuk saling berbagi pengalaman serta komitmen untuk memajukan komunitas ini secara kolektif,” kata Theresia.

Seiring dengan perkembangannya, I AM Community secara aktif sukses menggelar berbagai aktivitas program, baik secara langsung maupun melalui daring. Aktivitas-aktivitas yang diselenggarakan mengangkat beragam tema menarik dan melibatkan peserta dari berbagai kota di Indonesia. 

Pendiri & Chief Executive Officer I AM Community Monica Tanata memaparkan salah satu program utama saat ini adalah I AM Talent, sebuah ajang pemilihan dan pelatihan bagi Brand Ambassador dan Duta. Proses seleksi dan rangkaian program-programnya diselenggarakan secara daring melalui aplikasi Zoom dan Instagram selama tiga bulan, sejak bulan Agustus sampai November 2020.

Program yang menyasar kelompok usia milenial ini memberikan beragam jenis pelatihan dan metode-metode pengembangan diri yang bermanfaat bagi para pesertanya. 

Program-program yang diselenggarakan antara lain mengenai pengembangan personal seperti grooming, personal branding, public speaking, kerjasama tim, pengembangan jejaring, dan kepemimpinan, serta edukasi mengenai konten di media sosial, pengembangan karier, dan tentunya pemahaman mengenai investasi dan industri properti.

“Program ini secara khusus dirancang dan menyasar kepada generasi milenial. Mereka dapat belajar mengenai bagaimana cara mengembangkan potensi diri dan karier secara efektif, mampu mendayagunakan perkembangan sosial media, dan paham serta berani melakukan investasi properti sejak usia muda,” kata Monica. 

Program I AM Talent secara spesifik memotivasi dan mengajak generasi milenial yang memiliki semangat dan rasa ingin tahu yang tinggi untuk belajar hal-hal baru. Peserta yang lolos seleksi dan terpilih sebagai Brand Ambassador (BRAM) mendapatkan manfaat dan kesempatan mengikuti kelas-kelas eksklusif yang digelar secara regular dengan para ahli dan pakar di bidangnya.

Mereka juga mendapatkan kesempatan untuk membangun jejaring baru secara profesional, hingga mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan dan pendampingan langsung dari para eksekutif puncak perusahaan-perusahaan nasional dan para ahli di sejumlah bidang.

Menurut Monica, dengan mengusung tema ‘Millennials Breakthrough’, program I AM Talent dikemas untuk memberikan keyakinan bagi generasi milenial bahwa mereka adalah generasi yang mampu dan memiliki kesempatan melakukan perubahan.

Baca juga : Pandemi Ubah Perilaku Ekonomi Masyarakat

“Setiap individu dianugerahi potensi dan bakat sendiri-sendiri. Tantangannya hanya mengenali, tahu cara mengembangkan, serta memiliki passion, dan komitmen yang utuh untuk maju dan berkembang. Peran kami adalah membantu mereka menemukan jalan tersebut,” kata Monica.

Selain untuk pengembangan diri, I AM Community juga memiliki tujuan edukasi dan sosialisasi tentang pentingnya investasi sejak dini, khususnya di sektor properti. Menggunakan metode pendekatan yang bersifat fun dan edukatif, I AM Community mendayagunakan secara optimal melalui berbagai aplikasi media sosial seperti Instagram, Tik Tok, Podcast, LinkedIn, dan Website.

Selain itu, beragam kegiatan training, sharing, talkshow, maupun diskusi interaktif melalui webinar, chatminar, atau pertemuan tatap muka sebelum masa pandemi Covid-19. Monica menjelaskan selama ini I AM Community aktif dalam menyelenggarakan beragam kegiatan dan aktivitas yang diikuti oleh para anggotanya maupun masyarakat luas. 

Salah satu program utamanya adalah “Wake Up Project” yang banyak diikuti oleh generasi milenial. Program ini memiliki serangkaian aktivitas seperti serial acara talkshow dan seminar dengan menghadirkan para pakar dan ahli di sejumlah bidang.

I AM Community juga menggagas praktik patungan properti dengan modal mang minim bersama Estator serta berencana menyelenggarakan kompetisi keliling negara ASEAN secara gratis jika pandemi telah usai. (RO/OL-7)

BERITA TERKAIT