19 October 2020, 14:01 WIB

AirAsia X Hentikan Operasi di Indonesia


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

MASKAPAI berbiaya rendah asal Malaysia, AirAsia X, menyetop operasinya dengan menutup cabangnya di Indonesia. Ini merupakan upaya untuk penyelamatan bisnis yang dikabarkan di ambang kebangkrutan karena pandemi covid-19.

Dilansir dari website Simple Flying, AirAsia X membutuhkan lebih dari US$100 juta untuk menghindari likuidasi. "Kami kehabisan uang," kata wakil ketua AirAsia X Lim Kian Onn kepada media Malaysia, Senin (19/10).

Dikenal sebagai AirAsia Berhad, perusahaan penerbangan itu dipimpin oleh Tony Fernandes yang berbasis di Malaysia. Selama bertahun-tahun, berbagai maskapai afiliasi telah memisahkan kapal induk Malaysia. Mereka berbagi nama dan merek AirAsia.

Yang beroperasi di Indonesia ialah Indonesia AirAsia. Maskapai penerbangan bertarif rendah itu berbasis di Tangerang, Indonesia. Maskapai ini mengoperasikan layanan domestik dan internasional terjadwal.

Indonesia AirAsia X sempat menerbangkan penerbangan internasional jarak jauh berjadwal dari Bandara Internasional Ngurah Rai Bali.

AirAsia Berhad memiliki 49% saham di afiliasinya di Indonesia. Hukum Indonesia melarang bisnis asing untuk memiliki mayoritas maskapai penerbangan lokal. Itu membuat bisnis terkemuka Indonesia, Fersindo Nusaperkasa, mengambil 51% saham di Indonesia AirAsia. (OL-14)

BERITA TERKAIT