18 September 2020, 05:55 WIB

Pertamina Siap Perbaiki Manajemen


(Ins/Ant/E-3) | Ekonomi

PT Pertamina (Persero) menyatakan akan menindaklanjuti kritikan internal dari Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengenai perbaikan manajemen.

“Sebagai komisaris utama, masukan yang telah disampaikan beliau (Ahok) baik melalui rapat rutin setiap minggunya maupun channel komunikasi lainnya telah menjadi perhatian manajemen untuk di-tindak lanjuti,” kata Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman di Jakarta, kemarin

Fajriyah juga menjelaskan bahwa Pertamina menghargai pernyataan Ahok sebagai komut yang memang bertugas untuk pengawasan dan memberikan arahan. Hal itu juga sejalan dengan restrukturisasi dan pembenahan yang sedang di-jalankan direksi agar perusahaan menjadi lebih cepat, lebih adaptif, kompetitif.

Upaya Direksi Pertamina untuk menjalankan Perusahaan sesuai prosedur, menjadi lebih transparan dan profesional, telah konsisten nyata dilakukan, melalui penerapkan ISO 37001:2016 mengenai Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) oleh Pertamina dan grupnya, kerja sama dengan PPATK, dan juga institusi penegak hukum, serta pendampingan dengan KPK.

Secara terpisah, Ahok dan Menteri BUMN Erick Thohir sepakat untuk terus melakukan transformasi BUMN dan menjaga soliditas team-work.

Kesepakatan itu diungkapkan setelah Ahok menemui Erick untuk menyampaikan kritik dan sarannya. “Saya akan menjaga pesan Pak Erick (Thohir), untuk menjaga soliditas teamwork dan terus melakukan transformasi BUMN,” tegas Ahok, kemarin.

Pengamat ekonomi energi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Fahmy Radhi berpendapat bahwa kritik dari Ahok ditujukan agar perusahaan migas negara tersebut lebih transparan.“Saya rasa itu bukan membuka aib perusahaan, tapi bermaksud agar secara tata kelola perusahaan Pertamina agar lebih transparan kepada publik,” kata Fahmy. (Ins/Ant/E-3)

BERITA TERKAIT