25 August 2020, 11:17 WIB

RUPSLB Bank Bukopin Digoyang Demo Mahasiswa


Raja Suhud | Ekonomi

HARI ini PT Bank Bukopin Tbk  menggelar RUPS Luar Biasa dengan agenda meminta ijin agar KB Kookmin Bank menjadi pemegang saham pengendali tunggal di  Bank Bukopin. 

Namun di luar kantor Bank Bukopin di MT Haryono tempat RUPSLB digelar, tarusan mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se Jabotabek menggelar aksi unjuk rasa.

Para mahasiswa ini menyoroti pembelian saham Bukopin oleh Kookmin Bank yang diduga bermasalah. "Pembelian saham Bank Bukopin bermasalah dan disinyalir melanggar aturan hukum dan perundangan undangan di Indonesia," ungkap Kordinator BEM Sejabotabek Rahmat Hidayat.

Rahmat menjelaskan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta Kookmin Bank untuk menempatkan dana US$ 200 juta di escrow account dan mentransfer US$60 juta ke Bank Bukopin untuk penguatan likuiditas selambat-lambatnya tanggal 28 Mei 2020. 

"Namun surat OJK tersebut tidak dipenuhi oleh Kookmin Bank. Ini fakta bahwa pembelian saham Bukopin oleh Kookmin Bank dari awal sudah bermasalah," ungkapnya.

Ditambah lagi kata dia, ada surat tertulis dari OJK yang menerangkan bahwa Kookmin Bank telah gagal memenuhi komitmen untuk meningkatkan permodalan dan mengatasi permasalahan likuiditas Bank Bukopin.

Untuk itu, Rahmat mendesak Kejaksaan Agung dan Mabes Polri mengusut kasus ini sampai tuntas, karena diduga ada persekongkolan dalam proses pembelian saham tersebut.

Aksi ratusan massa mahasiswa dari BEM sejabotabek itu berlangsung tertib . Dalam aksinya, mahasiswa juga membawa spanduk, baleho dan poster.(E-1) 

BERITA TERKAIT