23 April 2020, 17:37 WIB

Pasokan Listrik Selama PSBB Dipastikan Aman


M. Ilham Ramadhan Avisena | Ekonomi

PT Pembangkitan Jawa Bali (PJB) memastikan pasokan listrik tetap aman untuk masyarakat selama pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang kini telah diterapkan di sejumlah daerah.

Anak usaha PT PLN itu juga menyumbangkan bantuan perlengkapan alat kesehatan sebagai dukungan untuk melawan covid-19.

"Kami sadari betul pemberlakukan PSBB ini akan membuat sebagian besar fokus kegiatan masyarakat adalah di rumah. Sebagai bentuk pelayanan, kami pun akan berkomitmen dalam penyediaan energi," kata Direktur Utama PT PJB, Iwan Agung dalam keterangan resmi, Kamis (23/4).

Ia mengapresiasi para operator dan teknisi pembangkit yang tetap masuk kerja kendati PSBB telah berlalu efektif di beberapa wilayah. Menurut Iwan, hal tersebut dilakukan agar dapat terus menjamin pelayanan masyarakat dalam hal penyediaan energi listrik.

Sejumlah daerah yang telah menerapkan PSBB antara lain DKI Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi, serta Tanggerang. Selain itu, PSBB juga berlaku untuk Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, dan Kabupaten Sumedang. Bahkan, di DKI Jakarta status PSBB resmi diperpanjang hingga 22 Mei 2020.

Saat ini PJB mengelola 35 Unit Pembangkit yang tersebar di Seluruh wilayah Indonesia, mulai dari ujung barat PLTG Arun dan di ujung timur PLTU Tidore, dengan kapasitas terpasang 20.939 megawatt (MW).

Iwan juga mengatakan bahwa PT PJB menyumbangkan bantuan perlengkapan alat kesehatan yang diserahkan untuk membantu tenaga medis membantu pasien yang terinfeksi covid-19. Bantuan itu disalurkan PT PJB melalui pemerintah daerah Jawa Barat dan telah didistribusikan ke Kabupaten Purwakarta dan Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat.

Kemudian, kata dia, bantuan berupa Alat Pelindung Diri (APD) Hazmat 150 buah, masker bedah medis 2500 buah, Sarung Tangan Medis 1500 set, dan juga Cairan Handsanitizer 80 liter telah diserahkan PT PJB kepada sejumlah daerah.

"Untuk masyarakat ring 1 Unit Badan Pengelola Waduk Cirata (BPWC) bantuan yang diberikan berupa 600 liter cairan disfektan, 900 masker, 6 unit termometer, 90 botol handsanitizer, serta 3 unit alat semprot elektrik," terang Iwan.

Sebelumnya, PJB bersama anak usahanya PT Sumber Segara Primadaya (S2P) juga telah menyalurkan bantuan kepada Yayasan BUMN Hadir untuk Negeri untuk rumah sakit Darurat Penanganan covid-19 di Wisma Atlet Kemayoran dan rumah sakit BUMN yang tersebar di tanah air.

Unit Pembangkit Muara Karang dan UBJOM Indramayu berupa bantuan peralatan dan cairan disinfectan. PJB UBJOM Pulang Pisau juga menyalurkan paket buah-buahan dan minuman serta hand sanitizer, UBJOM Arun juga memberikan wastafel portable 10 unit, disinfektan 25 liter, spanduk imbauan, serta paket sembako 220 buah.

"Lazis PJB juga telah menyerahkan 3.200 paket sembako serta bantuan uang tunai dan pelengkapan medis. PJB juga menyalurkan bantuan berupa kain masker untuk masyarakat di sekitar UP Brantas, serta batuan APD di puskesmas dekat UBJOM Tenayan," pungkasnya. (OL-2)

 

BERITA TERKAIT