07 March 2019, 20:51 WIB

Akuisisi Sriwijaya Bakal TIngkatkan Daya Saing Garuda


Atikah Ishmah Winahyu | Ekonomi

LANGKAH Garuda Indonesia mengakuisisi Sriwijaya Air dinilai pengamat penerbangan Alvin Lie bukan hanya upaya menyelematkan piutang Garuda di Sriwijaya Air, tapi juga akan meningkatkan daya saing maskapai nasional itu.

Sriwijaya yang kini dalam kondisi keuangan yang tidak sehat, menurut Alvin rentan diakuisisi maskapai lain yang lebih sehat. Karena itu, Garuda Indonesia bergerak cepat mengakuisisi Sriwijaya yang juga punya utang terhadap GMF AeroAsia, anak usaha Garuda.

Apabila Sriwijaya Air diakuisisi oleh maskapai lain, menurut Alvin akan berdampak pada daya saing Garuda Indonesia.

"“Persaingan sekarang saja Garuda sudah bukan terbesar lagi, apalagi kalau Sriwijaya sampai diambil oleh grup lain. Tentunya akan berdampak pada peta persaingan maskapai penerbangan di Indonesia,” kata Alvin kepada Media Indonesia, Kamis (7/3).

Baca juga : Utang Jadi Alasan Utama Garuda Indonesia Akuisisi sriwijaya Air

Kerjasama operasional (KSO) yang kini tengah dijalani oleh Garuda Indonesia dan Sriwijaya Air merupakan langkah strategis Garuda untuk mengamankan piutang, meningkatkan daya saing, serta mencegah pesaing mengakuisisi Sriwijaya.

Bahkan Alvin mengungkapkan, Garuda Indonesia telah menambah puluhan pesawat, awak, kru, dan ijin rute.

Meski tidak membawa keuntungan secara instan, namun Alvin yakin daya saing Garuda akan semakin meningkat termasuk memperbaiki aspek keuangannya jika berhasil mengakuisisi Sriwijaya.

“Memang untuk jangka waktu dekat ini tidak serta merta dapat menguntungkan, tapi dengan posisi tawar atau daya saing yang lebih baik, semakin besar peluang untuk Garuda memperbaiki efektivitas dan kinerja perusahaannya, termasuk aspek keuangan,” tandasnya. (OL-8)

BERITA TERKAIT