Timnas Belgia Batal Pakai Tenaga Pemain Keturunan Indonesia


Penulis: Widhoroso - 05 March 2021, 23:10 WIB
AFP/Michael Steele

TIMNAS Belgia batal memanggil bek Leeds United, Pascal Struijk. Keputusan tersebut karena pemain keturunan Indonesia itu lebih condong bermain untuk timnas Belanda.

Sejatinya, pelatih timnas Belgia Roberto Martinez sangat tertarik menggunakan jasa Struijk. Ia sudah lama mengamati penampilan pesepakbola berusia 21 tahun tersebut karena dirasa cocok dengan formasi yang diterapkannya.

Gaya permainan Struijk, yang atraktif membuat Martinez kepincut. Buktinya, di usianya yang masih muda ia mampu menembus skuad inti Leeds United.

Martinez berencana mengajak Struijk ketika timnas Belgia menjalani laga kualifikasi Piala Dunia 2022 akhir bulan ini. Eden Hazard dan kawan-kawan bakal menghadapi tiga laga di penyisihan grup melawan Wales, Republik Ceko, dan Belarusia.

"Tapi sementara itu sepertinya hati Struijk ada pada Belanda. Kami harus menghormati itu, tidak peduli betapa menarik profilnya bagi kami. Saya tidak ingin ada konflik antara dua asosiasi sepakbola," kata Martinez dalam wawancara dengan surat kabar Brussels La Derniere Heure.

Kesempatan memperkuat timnas Belanda, didapatkan Struijk. Tim Orange U-17 memanggilnya untuk bermain di Piala Eropa U-17, pada 2016 lalu. Selain timnas Belgia, dan Belanda, Struijk juga bisa bermain untuk Indonesia. Ia mempunyai darah Merah-Putih yang mengalir dari kakek dan nenek keluarga sang ayah.

Namun, Struijk memastikan tidak tertarik memperkuat timnas Indonesia. Ia memilih untuk membela kesebelasan Belgia atau Belanda, karena lebih mempunyai keterikatan dengan kedua negara tersebut. (Goal/OL-15)