Makan Siang Sedap nan Murah ala Aplikasi



Views : 3948 - 22 March 2018, 10:00 WIB

WARGA urban selalu dipacu serbacepat, termasuk saat makan siang. Lazimnya pekerja hanya diberi waktu 1 jam untuk istirahat dan makan siang. Tentunya waktu semakin sempit dikurangi antre di lift, menunggu bangku kosong di restoran, serta menembus lalu lintas.

Maka, beranjak ke luar kantor buat berburu makan siang yang harganya juga terbilang mahal, sekitar Rp60 ribu-Rp70 ribuan untuk sekali makan di restoran, tentu tak efisien. Masalah itulah yang kemudian dipecahkan Kulina.

"Ide awalnya, masalah konsumen, harga makan siang yang proper Rp 60ribu-Rp 70ribu, padahal gaji mereka rata-rata Rp5 juta- Rp7 jutaan. Artinya, satu kali makan siang bisa menghabiskan 1% gaji mereka, ini mungkin terkesan lazim, tapi kalau dibandingkan Jepang atau Singapura yang gajinya 5 kali lipat Jakarta, harga makan siangnya tidak berbeda jauh dengan Jakarta," ujar CEO dan salah satu pendiri Kulina, Fajar Handika saat ditemui Media Indonesia di kantornya di Jakarta, Selasa (13/3).

Diluncurkan pada 2016, Kulina mengisi kesenjangan harga makan siang dengan rata-rata gaji pekerja Jakarta.

"Temuan lainnya, dari sisi produsen, yang dalam hal ini dapur mitra kami, para pengusaha catering, biasanya hanya mendapatkan pesanan di akhir pekan seperti acara pernikahan. Di hari kerja, mereka cenderung sepi pesanan, padahal mereka memiliki karyawan yang dapat diberdayakan dan harus dibayar," kata pria yang akrab disapa Andy.(Rizky Noor Alam)

BERITA TERKAIT