20 Ribu Dozer Jokowi Sasar 2 Juta Swing Voters 7 Kota di Jabar


Penulis: Dede Susianti - 17 March 2019, 20:15 WIB
 Dede Susianti
Dede Susianti

DOZER, salah satu tim relawan pendukung pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin, bersiap menyasar 2 juta lebih swing voters (pemilih mengambang) di tujuh kota kabupaten di Jawa Barat.

Sedikitnya 20 ribu dozer disiapkan. pada Minggu (17/3), untuk kedua kalinya dozer-dozer Jokowi-Ma'ruf diberi pembekalan atau training on trainer (ToT) di Hotel Grand Savero Hotel, di Jalan Pajajaran, Kota Bogor.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dozer Rully Rozano mengatakan dozer adalah independen dan dozer adalah relawan. Menurut dia, Dozer sebenarnya sudah ada atau tepatnya sudah bekerja sejak beberapa bulan lalu.

"Kami tim Dozer punya kewajiban moral. Ini panggilan perjuangan menangkan Jokowi-Pak Kiyai Ma'ruf Amin. Menangkan Jokowi bukan hanya persoalan politik, tapi menyelamatkan NKRI, menyelamatkan Indonesia, menyelamatkan Pancasila," ungkap Rully saat konferensi pers, di sela pembekalan.

Rudlly mengatakan, pihaknya sudah melakukan pekerjaan melalui berbagai tahap. Di tahap awal sudah jalankan 9.000 lebih dozer. Ke depan atau dalam satu pekan ke depan 20.000 dozer akan bergerak. Hanya saja selama ini, dozer bergerak tertutup.

"Selama ini agak sedikit tertutup. Pertama kami merasa hanya fokus door to door. Itu tugas kami dari Pak Jokowi. Berbeda dengan simpul yang lain yang melakukan deklarasi besar. Kami lebih turun ke bawah karena kami yakin kunci kemenangan dari pilpres ini menyelam. Siapa yang paling dalam dan lama menyelam. Dari pada yang hanya menyelam atau snorkling," ungkapnya.

Dia mengatakan, dozer ingin mengeser paradigma lama dengan paradigma cerdas. Politics by data, bukan janji, bukan sekadar omongan.

"Berhenti diskusi, berhenti rapat. Turun ke bawah. Ada yang door to door campaign (DTDC) 01, DTDC 02, DTDC swing voters. Kemarin kita sembunyi. Kemarin kita biarkan orang mem-bully. Kemarin kita dibikin susah masuk pintu ke pintu. Tapi sekarang kita tunjukkan keberanian kita," ungkap Rully.

Ia menyebut, hasil kerjanya dengan metode DTDC itu, pihaknya sudah memiliki peta yang jelas.

"Alhamdulillah sampai hari ini data yang masuk ke kami 8 juta 536 ribu pemilih di tujuh kota/kabupaten. Total daftar pemilih di tujuh kota/kabupaten di Jabar sebanyak 11 juta 400 ribu," jelasnya.

Ketujuh kota/kabupaten itu yakni Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Depok, Kota Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi.

"Kira kira hasil yang kita saring di tujuh kota/kabupaten itu, untuk strong voters 01 sebanyak 3 juta 349 ribu, strong voters 02 di angka 2 juta 946 ribu, dan swing voters di angka 2 juta. Sementara yang masih proses lagi, apakah masuk suara 01 dan 02 sekitar 2 juta 800 ribu suara. Total hampir 10 juta yang sudah kita datangi. Putaran kedua ini lah kita akan door to door lagi," bebernya.

Menurut Rully, dengan metode yang digunakannya itu, Dozer tahu hingga mendetail tentang satu-satu pemilih.

"Kami tahu namanya siapa, alamat di mana. Dua juta yang kami sebutkan swing voters itu kami tahu. Kalau menang, insya Allah menang. Kami hanya mau memastikan itu untuk 01. Kami hanya melakukan klarifikasi-klarifikasi dengan menyampaikan fakta. Dari 16 sampai 31 putaran kedua, jadilah peta sebenarnya," pungkasnya.

Di tempat yang sama, Koordinator Operasi Dozer Hanief Mochammad mengatakan sejumlah alasan hadirnya Dozer untuk Jokowi-Amin, termasuk, pemilihan tujuh kota dan kabupaten sasaran.

Dia menyebut, di 2014, maupun pada pilgub setahun lalu memang daerah ini daerah yang cukup berat.

"Pada pilpres kita kali ini kita ingin membagikan fakta di lapangan. Apalagi Pak Jokowi sebagai petahana. Dan program-programnya sampai ke masyarakat kecil, mulai dari program ekonomi, ketegasan hukum, korupsi anti korupsi dan penegakan syariat kehidupan keberagamaan," ungkapnya.

Hanief mengatakan di Jawa Barat pada Pilpres 2014, Jokowi kalah. Adapun di provinsi lain di Pulau Jawa, terutama di Jawa Tengah dan Jawa Timur, Jokowi menang. Kali ini, pihaknya bertekad membuat Jokowi-Amin juga  menang di Jabar.

"Khususnya di tujuh kabupaten/ kota ini untuk DPT-DPT (Daftar Pemilih Tetap) tebal, DPT besar. Kita istilahkan tujuh kota/kabupaten ini adalah jalur Gaza. Jadi kami siap tempur," pungkasnya. (A-2)

 

BERITA TERKAIT