BPN: Pembobol Bank bukan Keponakan tetapi Kerabat Jauh Prabowo


Penulis: Rahmatul Fajri - 17 March 2019, 18:25 WIB
ADAM DWI
ADAM DWI

JURU bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andre Rosiade,membantah perihal status Ramyadjie Priambodo sebagai ponakan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto.

Ramyadjie Priambodo ditangkap oleh Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya terkait dengan tuduhan membobol anjungan tunai mandiri Bank Central Asia atau ATM BCA.

"Bukan ponakan, ya. Pertama yang bersangkutan bukan ponakan Prabowo, tapi kerabat jauh," kata Andre ketika ditemui di Sultan Hotel Jakarta, Minggu (17/3).

Andre mengatakan tertangkapnya Ramyadjie Priambodo tidak ada hubungannya dengan BPN dan Gerindra. Selain itu, ia juga membantah perihal hubungan keluarga dengan adik Prabowo, Hashim Djojohadikusumo.

"Ini tidak ada urusan dengan politik, BPN tidak ada urusan, tidak dengan Gerindra, juga dengan Pak Hashim," ungkap Andre.

Andre menuturkan dirinya akan menuntut pihak yang menggiring pelaku adalah kerabatnya Prabowo Subianto. "Lalu, kami akan tuntut link-link yang coba lakukan kampanye hitam, dengan mengaitkan Pak Hashim, tidak Gerindra atau BPN. Jadi sekali lagi bukan keponakan Prabowo, hanya kerabat jauh," kata Andre.

Lebih lanjut, Andre mengatakan pihaknya mempersilakan aparat kepolisian untuk memproses pelaku melalui jalur hukum. "Silakan polisi proses secara hukum, ini murni dan tidak ada hubungan dengan politik," kata Andre.

Polda Metro Jaya menahan satu orang tersangka atas inisial RP yang santer disebut-sebut sebagai keponakan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto. RP ditangkap pada 26 Februari lalu atas kasus pembobolan dana perbankan. Pembobolan tersebut dilakukan melalui mesin anjungan tunai mandiri atau ATM.

"Polisi memang menangani kasus dugaan pencurian dan atau mengakses sistem milik orang lain 'skimming' sesuai dengan laporan tertanggal 11 Februari 2019 atas inisial RP," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada Media Indonesia, Minggu (17/3).

Tersangka yang berdomisili di Menteng, Jakarta Pusat ditangkap di bilangan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan. Menurut Argo kerugian akibat kejahatan yang dilakukan tersangka mencapai Rp300 juta. (A-2)

Berita terkait : Bobol Rekening Bank, Pria Diduga Keponakan Prabowo Ditahan

BERITA TERKAIT