Polda Metro Jaya Sebut Migo Belum Penuhi Aturan Hukum


Penulis: Atalya Puspa - 14 February 2019, 15:25 WIB
MI/Pius Erlangga
MI/Pius Erlangga

KEPALA Sub Direktorat Pembinaan Hukum Direktorat Lalu Lintas (Subdit Gakkum) Polda Metro Jaya Kompol Herman Ruswandi menyatakan penggunaan kendaraan listrik Migo di jalan raya masih dipertanyakan kelayakannya.

Pasalnya, setelah beroperasi secara masif pihak Migo rupanya belum mengurus regulasi terkait penggunaan kendaraan listrik tersebut berdasarkan Undang-undang lalu lintas.

"Kendaraan listrik bukan Migo saja. Nah, yang jadi masalah yakni mereka belum urus regulasinya. Itu kan tidak pakai STNK, tidak pakai plat nomor. Sedangkan kendaraan listrik lainnya pakai STNK dan plat nomor," tutur Herman kepada Media Indonesia, Kamis (14/2).

Selain itu, dirinya juga mempertanyakan mengenai izin usaha dan keamanan bagi pengguna Migo. Karena, dengan belum adanya plat nomor dan surat-surat resmi dari kepolisian, Migo belum mendapatkan rekomendasi dari Dinas Perhubungan untuk digunakan secara masif di jalan.

Berdasarkan Pasal 49 Undang-undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, setiap kendaraan bermotor yang akan dioperasikan di jalan wajib dilakukan pengujian. Pengujian tersebut meliputi uji tipe dan uji berkala.

Baca juga: Pemilik Stasiun Migo tidak Khawatir Ancaman Tilang

Sementara, Migo yang telah banyak beroperasi di jalan raya, belum memenuhi hal tersebut.

"Itu (Migo) kan untuk ngangkut orang umum. Sudah operasi sebanyak-banyaknya tapi tidak ada kontribusi terhadap negara. Itu yang menjadi masalah," ucap Herman.

Untuk itu, sebelum melakukan penindakan terhadap keberadaan Migo di jalan raya, pihaknya akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu terkait aturan hukum yang harus dipenuhi.

"Kita akan persuasif, mengimbau, menyosialiasikan, masalah hukumnya harus dipenuhi," ungkapnya.

Kini, pihak ditlantas dan dishub tengah membahas lebih jauh terkait penertiban Migo yang ada di jalan.

"Rencananya akan kita tertibkan. Tapi masih belum ada keputusan final," pungkasnya.(OL-5)

BERITA TERKAIT