Kementerian ESDM Salurkan Bantuan Sumur Bor dan PJU TS di Babel


Penulis: Akmal Fauzi - 14 February 2019, 14:03 WIB
MI/AKMAL FAUZI
MI/AKMAL FAUZI

KEMENTERIAN Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyerahkan empat sumur bor di Kabupaten Bangka Selatan dan Kabupaten Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (14/2). Sumur bor dengan kedalaman 90 meter diberikan untuk melayani kebutuhan air bersih warga.

Penyerahan yang juga dihadiri Anggota Komisi VII DPR RI Eko Wijaya itu dilakukan di Desa Bencah, Kecamatan Airgegas, Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung.

Sumur bor yang dibangun memiliki spesifikasi debit rata-rata 1,8 liter/detik dengan bak penampungan air berkapasitas 5.000 liter yang mampu melayani kebutuhan air bersih sampai dengan 2.304 jiwa setiap unitnya.

Direktur Pembinaan Program Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Soerjaningsih mengatakan total sudah ada 11 unit sumur bor di Kepulauan Bangka Belitung yang sudah dibangun. Ia menambahkan, ketersediaan sarana air bersih bagi masyarakat Bangka Belitung merupakan kebutuhan yang mendasar saat ini.

“Kalau saya tadi melihat di sini dengan sumur air dangkal rata-rata yang digunakan masyarakat kadar Ph mencapai angka 4, dan kami sangat prihatin yah. Dengan sumur bor ini, sekarang dari hasil laboratoriun kondisi air laik minum,” kata Soerjaningsih di Desa Bencah, Kecamatan Airgegas, Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (14/2).

Program penyediaan air bersih melalui pengeboran air tanah sampai dengan tahun 2018, sudah dibangun 2.288 unit sumur bor untuk melayani sekitar 6,6 juta warga di daerah sulit air bersih yang tersebar di seluruh Indonesia.

Baca juga: ESDM Bangun Sumur Bor di Daerah Rawan Kekeringan Kalsel

Seiring dengan keberhasilan program dalam mengentaskan permasalahan air bersih, Kementerian ESDM berupaya terus menambah anggaran program ini agar dapat menjangkau masyarakat di daerah sulit air yang lebih banyak.

“Pemerintah saat ini berusaha melayani masyarakat sebaik-baiknya. Dengan proses survei dan ada juga pengajuan dari pemerintah daerah untuk kebutuhan itu kami programkan,” ujarnya

Di tempat yang sama, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan Budi Setyo mengapresiasi bantuan yang diberikan. Ia menambahkan, di Bangka Belitung untuk pengadaan air bersih cukup sulit.

Ia mencontohkan, di Bangka Selatan ada tujuh pulau kecil yang kualitas air untuk kebutuhan sehari-hari buruk.

“Kami berharap dari Kementerian ESDM juga bisa bangun di pulau kecil berpenghuni di sana. Demi menjaga kesehatan masyarakat di pulau tersebut,” ujarnya

Menanggapi hal itu, Soerjaningsih mengatakan Kementerian ESDM siap memberikan bantuan pengadaan air bersih di tujuh pulau tersebut.

“Silakan pemerintah daerah mengusulkan secara tertulis dan langsung dikirim aja ke Badan Geologi Kementerian ESDM,” tuturnya.

Selain sumur bor, Kementerian ESDM juga memasang 550 unit penerangan jalan umum tenaga surya (PJU TS) yang tersebar di lima Kabupaten di Bangka Belitung yang terkendala pasokan listrik.

“Dengan adanya bantuan PJU-TS ini diharapkan akan membantu masyarakat dalam beraktivitas malam hari,” ujar Soerjaningsih

Kementerian ESDM juga fokus membangun sumur bor di daerah terdampak bencana. Terakhir, sumur bor dibangun di beberapa titik di Palu, Sulawesi Tengah untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga.

“Untuk pascabencana kami ada program khusus untuk menangani itu. Selanjutnya juga ada rencana di Banten yang kemarin terdampak tsunami,” kata Kepala Pengembangan Teknologi Konservasi, Balai Konservasi Air dan Tanah Kementerian ESDM, Arief Daryanto.(OL-5)

BERITA TERKAIT