Sultan Pesan Suasana Guyub Rukun Lebih Dihidupkan Jelang Pilpres


Penulis: Ardi Teristi Hardi - 14 February 2019, 12:30 WIB
MI/FAUZI
 MI/FAUZI

GUBERNUR Daerah Istimewa Yorgyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X membuka Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) 2019 di Kawasan Pecinan, Kampung Ketandan, Yogyakarta, Rabu (13/2) malam.

Dalam sambutannya, Sultan berpesan agar kerukunan selalu dihidupkan, terlebih menjelang pelaksanaan Pemilu 2019.

"Suasana guyub rukun perlu lebih dihidupkan menjelang Pilpres yang tinggal 60-an hari lagi," kata Sultan dalam sambutannya.

Ia berpesan, berhati-hati dalam perkataan dan perbuatan agar tidak disalahgunakan sehingga bisa berakibat renggangnya kohesi sosial.

Sultan pun menyebut, Indonesia maju atau Indonesia menang sama-sama untuk kebaikan dan kesejahteraan rakyat indonesia.

Baca juga: Caleg Gerindra Gantung Diri Diduga karena Pencalegan

"Kebhinekaan adalah kekayaan bangsa Indonesia dan bukan untuk dipertentangkan," kata Sultan.

Identitas Tionghoa menjadi salah satu unsur pembentuknya.

Sultan berharap, PBTY 2019 menjadi peristirahatan sejenak untuk merenung kembali membangun semangat ke-Indonesia-an yang kini sedang terlanda hawa panas perpolitikan nasional. Situasi saat ini bisa berpotensi menjadi disintegrasi sosial.

PBTY 2019 dalam rangka perayaan Imlek 2570 berlangsung selama seminggu, hingga Selasa (19/2). Berbagai kegiatan akan menyemerakkan kegiatan ini, mulai stan kuliner dan pernak-pernik Imlek, pertunjukan wayang potehi, dan seni-budaya lain, hingga karnaval budaya. (OL-2)

BERITA TERKAIT