DBD Bisa kembali Meningkat saat Peralihan Musim


Penulis: (Sru/H-2) - 13 February 2019, 01:30 WIB
ANTARA FOTO/Jojon
 ANTARA FOTO/Jojon

DIREKTUR Penyakit Tular dan Vektor dan Zoonotik Kemenkes Siti Nadia Tarmizi mengatakan kejadian demam berdarah dengue (DBD) saat ini mulai menurun. Namun, serangan DBD harus tetap diwaspadai karena dapat terjadi pelonjakan kembali saat peralihan musim mendatang.

"Iya sudah menurun trennya, tapi harus tetap diwaspadai. Karena pertama, musim hujan belum selesai dan juga nanti ada peralihan musim hujan ke kemarau yang menyebabkan banyak genangan air," ujarnya.

Ia menjelaskan, dari data 23 Januari hinga 12 Februari 2019 jumlah kasus DBD terus menurun, dari 3.500 kejadian menjadi 600 kejadian. Kondisi itu mencerminkan upaya yang dilakukan untuk pencegahan dan perawatan berjalan baik.

"Memang grafik penambahan kejadiannya naik turun tapi menujukkan tren penurunan dan ini merupakan hasil upaya yang dilakukan berbagai pihak bukan Kemenkes saja, pemerintah daerah dan masyarakat berperan penting," ungkapnya.

Dia mengatakan sejak Januari, 19.003 kasus DBD dilaporkan dari 34 provinsi dengan 188 meninggal dunia. Provinsi Jawa Timur, NTT, Jawa Barat, Lampung, Sulawesi Utara, Jawa Tengah, dan DKI Jakarta merupakan provinsi dengan kasus suspek DBD terbanyak.
"Kemenkes sudah memberikan surat edaran kepada semua gubernur tentang kesiapsiagaan peningkatan kasus DBD," tandasnya. (Sru/H-2)

BERITA TERKAIT