JAM Intelijen: Pesta Demokrasi Harus Berjalan Aman dan Damai


Penulis: Golda Eksa - 12 February 2019, 18:55 WIB
DOK PUSPENKUM KEJAGUNG
DOK PUSPENKUM KEJAGUNG

JAKSA Agung Muda Intelijen Jan Samuel Maringka menegaskan bahwa perhelatan pesta demokrasi harus berjalan kondusif. Semua pihak pun diharap bisa berpartisipasi aktif guna menyukseskan ajang lima tahunan tersebut.

Hal itu dikemukakan Maringka di sela-sela Rapat Koordinasi Nasional Bidang Kewaspadaan Nasional dalam Pemantapan Penyelenggaraan Pemilihan Umum Serentak 2019, di Hotel Claro, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (12/2).

Maringka hadir untuk memaparkan materi tentang Kerawanan Pemilu 2019 dalam Perspektif Kejaksaan.

"Oleh karena itu, sangat penting menyelenggarakan pesta demokrasi yang damai dan aman," ujar Maringka melalui keterangan tertulis dari Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung.


Baca juga: JK Sarankan Jangan Masukkan Ahok ke TKN Jokowi-Ma'ruf


Rakornas tersebut diikuti 1.500 peserta dari unsur pemerintah daerah, pemerintah provinsi, serta TNI dan Polri. Kegiatan yang dilaksanakan oleh Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum serta Pemprov Sulawesi Selatan, bertujuan agar terjalin sinergitas antara pemerintah pusat, pemda, dan seluruh pemangku kepentingan pemilu.

"Kaitannya dalam menjalankan tugasnya sehingga tercipta iklim demokrasi yang damai, serta mengoptimalkan kesiapsiagaan seluruh pemangku kepentingan pemilu dalam menghadapi pemilu serentak 2019," katanya.

Penyelenggaraan rakornas dalam rangka persiapan pelaksanaan pemilu, imbuh dia, merupakan implementasi dari Pasal 3 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, yakni harus memenuhi prinsip mandiri, jujur, adil, berkepastian hukum, tertib, terbuka, proposional, profesional, akuntabel, efektif, dan efisien. (OL-1)

BERITA TERKAIT