KPU Cianjur Perlu 1.000 Petugas Penyortir dan Pelipat Surat Suara


Penulis: Benny Bastiandy - 12 February 2019, 13:30 WIB
MI/Benny Bastiandy
MI/Benny Bastiandy

KOMISI Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cianjur membutuhkan sekitar 1.000 petugas penyortir dan pelipat surat suara Pemilu 2019. Namun, jumlah tersebut bisa saja berubah tergantung situasi dan kondisi.

"Minimalnya kami membutuhkan 1.000 orang untuk petugas penyortir dan pelipat surat suara. Tapi itu masih tentatif," terang Ketua KPU Kabupaten Cianjur, Hilman Wahyudi, Selasa (12/2).

Menurut Hilman, jumlah petugas penyortir dan pelipat surat suara akan disesuaikan dengan waktu distribusi logistik. Jika nanti waktunya terlalu mepet, bisa jadi jumlah petugas yang dibutuhkan bertambah banyak.

"Kalau nanti semakin sempit waktu yang ada untuk melakukan sortir, lipat, dan pengepakan, bisa jadi butuh lebih dari 1.000 orang," tuturnya.

Kebutuhan surat suara Pemilu 2019 di Kabupaten Cianjur sekitar 8 juta lembar. Hingga Senin (11/2), KPU sudah menerima kebutuhan logistik surat suara untuk DPR, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten yang berjumlah 5,1 juta lembar.

Baca juga: Presiden Jokowi Ingin Daerah Lain Tiru Alun-Alun Cianjur

Pendistribusian dilakukan dari percetakan di Rancaekek. Sedangkan untuk kebutuhan surat suara Pilpres dan DPD belum diterima karena percetakannya berada di Cikarang, Kabupaten Bekasi.

"Nanti ada surat suara tambahan juga sebanyak 2%. Cuma itu (surat suara tambahan) nanti disimpan di provinsi karena kewenangannya ada di KPU provinsi," ungkapnya.

Jumlah pemilih di Kabupaten Cianjur berdasarkan data terakhir daftar pemilih tetap hasil perbaikan (DPTHP) tahap II sebanyak 1.668.744 pemilih. Hingga saat ini, masih banyak kebutuhan logistik yang belum diterima KPU Kabupaten Cianjur.

"Masih banyak (logistik yang belum diterima). Seperti form-form C1, C Plano, form D untuk rekap. Masih banyak lah. Terutama untuk hitung dan rekap. Itu masih belum," pungkasnya.(OL-5)

 

BERITA TERKAIT