Industri Pariwisata Butuh Dukungan Seluruh Stakeholder


Penulis: MI - 12 February 2019, 10:00 WIB
ANTARA FOTO/FENY SELLY
ANTARA FOTO/FENY SELLY

MENTERI Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengapresiasi peran industri hotel dan restoran yang telah mendukung pencapaian target kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia pada 2018. Dalam paparannya di Rakernas Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) IV di Jakarta, kemarin, Menpar menyebutkan para pelaku industri hotel dan restoran telah berkontribusi besar terhadap dunia pariwisata Indonesia. “Bidang akomodasi dan kuliner menjadi penyumbang pendapatan terbesar bagi sektor pariwisata Indonesia dengan jumlahnya mencapai 60%, yang terdiri atas 40% untuk hotel dan 20% kuliner atau restoran,” katanya. Arief juga mengapresiasi Ketua Umum PHRI sekaligus Ketua Umum Program Visit Wonderful Indonesia Haryadi Sukamdani, yang berpartisipasi aktif menyukseskan pencapaian target kunjungan wisatawan mancanegara.

Dia berharap PHRI terus mendukung pemerintah, sementara pemerintah akan terus bekerja melakukan promosi dan branding destinasi wisata di Tanah Air. Menurut Arief, industri pariwisata dapat tumbuh sumbur jika disokong seluruh
sektor. “Ketika kerja sama terjalin antarsektor maka manfaat yang lahir dari industri ini sangat melimpah dan dapat langsung dirasakan,” ujarnya. Untuk diketahui, pada 2018 peningkatan devisa dari kunjungan wisatawan naik menjadi US$17 miliar dari tahun sebelumnya yang sebesar US$16,8 miliar. Tahun ini devisa yang ditargetkan mencapai US$20 miliar.

Menurut Hariyadi Sukamdani, pihaknya siap mewujudkan target tersebut dengan strategi yang tepat. Misalnya dengan membuat sejumlah program untuk meningkatkan okupansi hotel ataupun restoran. Tidak hanya itu, mereka juga akan membuat strategi
untuk produk hot deals yang belum maksimal. Di samping itu, menjalin kerja sama business to business dengan maskapai dan travel online besar. “Kami meyakini itu menjadi strategi yang ampuh untuk menggapai target 20 juta wisman,” katanya.
Tahun ini, Kemenpar menargetkan bisa mendatangkan 1,5 juta wisatawan asal Australia. Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran I Regional IV (Australia, Selandia Baru, dan Oseania) Kemenpar Edy Wardoyo mengatakan berbagai promosi untuk menarik wisman ‘Negeri Kanguru’ terus dilakukan. Salah satunya dengan ikut berpartisipasi dalam acara Flight Centre World Travel Expo pada 2-17 Februari 2019. (Cah/ Dhk/E-2)

BERITA TERKAIT