Puan Minta Program PMK Capai Target RPJMN dan RKP


Penulis: Iqbal Al-Machmudi - 11 February 2019, 21:15 WIB
ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho
 ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho

RENCANA Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2015 hingga 2019 akan segera berakhir,

Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan pun kementerian dan lembaga untuk memastikan dan menuntaskan capaian yang telah ditetapkan dalam RPJMN dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2019.

“Kementerian pada bidang pembangunan manusia dan kebudayaan, untuk dapat menjalankan RKP 2019, secara efektif dan selalu berkoordinasi, baik dalam lingkup Kementerian maupun lintas kementerian dan lembaga," kata Menteri Koordinator PMK Puan Maharani dalam acara Kick Off Meeting Percepatan Pencapaian Sasaran dan Target Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Tahun 2019 di Jakarta, Senin (11/2).

Pemerintah telah menetapkan tema pada RKP tahun 2019 yaitu “Pemerataan Pembangunan untuk Pertumbuhan Berkualitas” dan memprioritaskan agenda pembangunan manusia yang di dalamnya terdapat Prioritas Nasional dan 12 Program Prioritas yang terkait dengan bidang PMK.

Puan mengungkapkan untuk bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, terdapat 3 indikator makro yang digunakan yaitu: pengurangan angka kemiskinan, gini rasio, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Baca juga : Menko PMK : Angkatan Kerja Didominiasi Lulusan SMA

Program-program yang berkaitan dengan kesejahteraan rakyat mencakup Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), Bidikmisi, Bansos Pangan, Program Keluarga Harapan (PKH), Dana Desa, dan Pelayanan Ibadah Haji.

Untuk angka kemiskinan, lanjut Puan telah mengalami penurunan dari 11,25% pada tahun 2014 menjadi 9,66% pada tahun 2018.

Capaian itu menjadi pertama kalinya dalam sejarah Indonesia dapat menyentuh angka 1 digit.

"Selain itu, angka Gini Rasio juga turun dari 0,414 pada tahun 2014 menjadi 0,384 pada tahun 2018. IPM lalu mengalami peningkatan, yaitu dari 68,90 pada tahun 2014, menjadi 70,81 pada tahun 2017,”  ujar Puan

Puan mengatakan kebijakan percepatan pembangunan SDM melalui revitalisasi pendidikan vokasional, perluasan sasaran Bidikmisi, pengembangan manfaat LPDP untuk pelatihan dan riset, serta memperkuat riset dan inovasi nasional, mulai terlihat hasilnya.

“Hal ini menunjukan pemerintah berhasil dalam mengarahkan program perlindungan sosial dan bantuan sosial kepada kelompok masyarakat yang kurang mampu, sehingga kesejahteraannya meningkat,” tandas Puan. (OL-8)

 

BERITA TERKAIT