Banjarmasin Canangkan Satu Juta Bakul Purun


Penulis: Denny Susanto - 31 January 2019, 14:35 WIB
Ist
Ist

PEMERINTAH Kota Banjarmasin mencanangkan program satu juta bakul purun sebagai bagian kampanye pengurangan penggunaan kantong plastik.

Program satu juta bakul purun akan diluncurkan pada 14 Februari 2019 bertepatan tiga tahun kepemimpinan Wali Kota-Wakil Wali Kota, Ibnu
Sina-Hermansyah. 

Bakul purun merupakan tas kerajinan berbahan baku daun dari tanaman rawa purun yang merupakan kearifan lokal masyarakat sekitar rawa dan gambut di Kalsel.

Kota Banjarmasin dalam beberapa tahun terakhir terus mengkampanyekan pengurangan penggunaan kantong plastik. 

Sebelumnya Pemko Banjarmasin menerbitkan larangan penyediaan kantong plastik pada pusat perbelanjaan modern. Kebijakan ini juga mulai disosialisasikan penerapannya pada pasar tradisional.

Kebijakan ini menjadikan Kota Banjarmasin sebagai salah satu kota tertinggi tingkat pengurangan kantong plastik di Indonesia. Larangan penggunaan kantong plastik telah diterapkan sejak 2016 untuk 130 pusat perbelanjaan modern. 

 

Baca juga: Banjarmasin Lakukan Gerakan Membawa Botol Minum

 

Kebijakan ini dinilai cukup berhasil karena mampu mengurangi penggunaan kantong plastik mencapai 55%. Kebijakan ini juga mendapat apresiasi tidak hanya dari pemerintah pusat tetapi juga dunia internasional.

Volume sampah yang diproduksi Kalsel perharinya mencapai 2.100 ton atau 766 ribu ton setahun. Dari jumlah itu 14 persennya adalah sampah plastik yang diperkirakan sebesar 295 ton perhari atau 107 ribu ton setahun.

Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hermansyah, Kamis (31/1), mengatakan aksi pengurangan kantong plastik dan menggantinya dengan bakul purun guna mewujudkan Banjarmasin Baiman (barasih wan nyaman). 

"Kita meminta seluruh lapisan masyarakat, khususnya jajaran ASN dan honorer di Banjarmasin untuk berpartisipasi mendukung suksesnya program sejuta bakul purun untuk mengurangi penggunaan kantong plastik," ujarnya.

Hermansyah menyatakan, launching kegiatan ini akan digelar pada 14 Februari 2019 mendatang yang memfokuskan pada pasar tradisional dan apotek. Program atau kampanye bakul purun ini bertujuan mengubah pola pikir masyarakat yang sebelumnya selalu menggunakan kantong plastik. 

Di sisi lain penggunaan bakul purun juga bertujuan menghidupi UMKM dan industri kreatif setempat.

Kepala Bidang Pengelolaan Pasar Disperindag Kota Banjarmasin, Ichrom Tezar mengatakan, kegiatan launching program satu juta bakul purun ini akan dipusatkan di Pasar Teluk Dalam, Banjarmasin. (OL-3)

BERITA TERKAIT