Realisasi Investasi Harus Meningkat


Penulis: (E-1) - 14 January 2019, 23:15 WIB
Darmin Nasution -- MI/Panca Syurkani
Darmin Nasution -- MI/Panca Syurkani

MENTERI Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengharapkan kemudahan perizinan yang diberikan melalui sistem layanan terintegrasi elektronik (OSS) diikuti peningkatan realisasi investasi.

“Ini akan memudahkan proses perizinan. Setelah itu dia terbuka kesempatan untuk melaksanakan investasi,” kata Darmin seusai mendampingi Presiden Joko Widodo saat meninjau pelayanan sistem OSS di Jakarta, Senin (14/1).

Darmin mengakui realisasi investasi itu tidak bisa dinilai dalam waktu dekat karena membutuhkan proses yang bisa memakan waktu bertahun-tahun.

“Pelaksanaan investasi perlu membeli tanah atau macam-macam. Bisa terealisasi dua atau tiga tahun untuk yang menengah. Setahun mungkin bisa, tapi kalau yang besar bisa 4-5 tahun,” ujarnya seperti dikutip Antara.

Meski demikian, ia menegaskan pembenahan dalam proses per-izinan berusaha harus dilakukan karena bisa berdampak positif kepada kinerja investasi dalam jangka panjang.

Untuk itu, dalam waktu dekat, pemerintah bersama dengan BKPM akan kembali melaksanakan sosialisasi sistem OSS, baik kepada pelaku usaha maupun pemerintah daerah.

Presiden Jokowi akan mengumpulkan para kepala daerah pada akhir Januari 2019 untuk mengintegrasikan sistem pelayanan izin usaha di Indonesia. Pelayanan perizinan berusaha terutama integrasi pusat dengan daerah harus dikelola dengan baik sehingga proses perizinan sesuai dengan waktu yang ditetapkan.

Sebelumnya, pemerintah meluncurkan sistem Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi secara Elektronik atau Online Single Submission untuk memberikan kemudahan kepada pelaku usaha dalam mengurus perizinan.

Pengelolaan sistem yang lahir pada pertengahan Juli 2018 itu dilakukan Kemenko Perekonomian selama enam bulan dan pernah melayani proses perizinan sebanyak 1.500 dalam sehari.

Sejak awal Januari 2019, BKPM mendapatkan kepercayaan untuk mengelola sistem elektronik yang menjamin kemudahan proses perizinan hanya dalam waktu 1 jam ini. (E-1)

BERITA TERKAIT