Polri: Perlu Kajian untuk Persenjatai Personel KPK


Penulis: Ferdian Ananda Majni - 14 January 2019, 19:24 WIB
ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso
ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

MENANGGAPI wacana Ketua KPK Agus Rahardjo agar semua personel KPK dilengkapi dengan senjata demi keamanan. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi mengatakan prosedur harus melalui kajian yang terukur.

“Kalau itu (dipersenjatai) dibutuhkan KPK, polisi dalam hal ini akan melakukan pengkajian, kalau perlu diizinkan ya tidak apa-apa (membawa senjata api),” kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (14/1).

Meskipun demikian, Dedi menjelaskan dalam masa tugasnya, selama ini aparat kepolisian juga telah memberikan pengawalan dan pengamanan kepada petugas KPK saat melakukan penindakan hukum.

"Kan sudah dilakukan pengawalan, kalau KPK melakukan penegakan hukum, kan kita kawal juga," sebutnya.

Sebelumnya, Ketua KPK Agus Rahardjo melakukan evaluasi keamanan personel KPK terkait dengan penyelidikan, penyidikan, dan penuntutan.

Menurut Ketua KPK Agus Raharjo, demi keamanan, nantinya kemungkinan petugas KPK dipersenjatai saat melakukan penugasan.

"Kita sedang mengevaluasi, misalkan nanti petugas KPK akan dilengkapi dengan senjata tertentu, ini nanti kita akan bicarakan hari-hari ini," kata Agus saat ditemui di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan.

Langkah ini diambil menyusul serangkaian teror yang terjadi di kediaman dua pimpinan KPK, Ketua KPK Agus Rahardjo dan Wakil Ketua Laode M Syarif. (OL-4)

BERITA TERKAIT