Polisi akan Ungkap Hasil Analisis Barang Bukti Teror Pimpinan KPK Senin


Penulis: Ferdian Ananda Majni - 12 January 2019, 18:20 WIB
ANTARA
ANTARA

KEPALA Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan tim gabungan Densus 88, Inafis, dan Puslabfor masih melakukan analisis barang bukti guna mengungkap teror bom di kediaman para petinggi Komisi Pemberantasan Korupsi.

"Ya mungkin ya, ini sedang dianalisa dalam-dalam oleh tim, belum semuanya," kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Sabtu (12/1).

Dedi menjelaskan, seluruh isi rekaman CCTV telah diamankan. Begitu juga hasil labfor terkait pemeriksaan CCTV akan diungkapkan pada Senin, (14/1) mendatang.

"Ya pokoknya sudah dilakukan pengamanannya, sudah disita pokonya sudah diperiksa semua. Mungkin Senin baru hasilnya diberikan," jelasnya.

Dia menambahkan, barang bukti yang telah diamankan, di antaranya, satu botol utuh berisi cairan, satu botol yang sudah pecah berisi sisa cairan, DVR CCTV di rumah tetangga Laode dan DVR CCTV di rumah Laode. Kemudian, barang bukti d rumah Agus, yakni tas yang berisikan serbuk semen putih.

Sejauh ini, pihaknya menyelesaikan pembuatan sketsa wajah terduga pelaku peneror di rumah Ketua KPK Agus Rahardjo. Katanya, sketsa dibuat berdasarkan keterangan pedagang bubur.

"Khusus untuk yang penjual bubur itu dari Inafis akan memanggil ahli sketsa wajah, karena dari keterangan yang bersangkutan, sebelum kejadian itu ada orang sempat menanyakan rumah, tetapi rumah Pak RT yang ditanya," pungkasnya.

Sebelumnya, dua rumah petinggi KPK, Agus Rahardjo dan Laode M Syarif, mendapatkan teror dari Orang Tak Dikenal (OTK), Rabu (9/1/2019).

Rumah Ketua KPK Agus yang berada di Perumahan Graha Indah, Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat, mendapat teror berupa benda mirip bom paralon di pagar rumah sekira 05.30 WIB.

Sedangkan, rumah Wakil Ketua KPK Laode yang berada di Jalan Kalibata Selatan, Jakarta Selatan, dilempari dua bom molotov pada Rabu dini hari. (OL-1)

BERITA TERKAIT