Warga Sibolga Desak Aparat Tangkap Penyebar Hoaks Tsunami


Penulis: Januari Hutabarat - 11 January 2019, 21:35 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

MASYARAKAT Sibolga Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, mendesak pihak berwajib menangkap pelaku isu tsunami yang sempat membuat warga cemas.

Rosita Situmeang, 55, warga Jalan Burungbeo, Kabupaten Tapanuli Tengah, Jumat (11/1), mengaku kesal dengan isu tsunami tersebut. Dia mengaku sempat kalang kabut mendengar kabar tersebut. Ia pun segera meninggalkan rumahnya untuk menuju ke daerah perbukitan bersama anggota keluarganya.

Menurutnya, pelaku yang menyebarkan berita palsu (hoaks) tersebut harus diusut tuntas demi kenyamanan masyarakat serta menjadi efek jera bagi pegiat dunia maya dalam mem-posting sesuatu, sehingga tidak meresahkan masyarakat umum.

Selain itu, pihak Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) harus proaktif dalam memberikan informasi sehingga tidak terbawa arus informasi bohong seperti yang terjadi pada Kamis (10/1 ) dinihari kemarin.

"Secara pribadi saya dirugikan oleh isu tsunami tersebut, sebab saya bersama keluarga merasa takut karena tempat tinggal kami berada di daerah dataran rendah, ujarnya.

Menurutnya, pelaku informasi bohong tersebut harus diusut sampai tuntas, serta diberi hukuman yang sepantasnya.

Dia bersama keluarga dan masyarakat lainya mengaku baru berani kembali ke rumah masing-masing setelah membaca pengumuman BMKG lewat media sosial Facebook. (OL-1)

BERITA TERKAIT