Depok Ajukan Dana Hibah Rp6,5 Miliar ke DKI untuk Atasi Macet


Penulis: Octavianus Dwi Sutrisno - 11 January 2019, 20:40 WIB
MI/Bary Fathahilah
MI/Bary Fathahilah

KEMACETAN menjadi masalah di tiang penyangga Ibu Kota, termasuk Depok, Jawa Barat. Lantaran itu, Pemerintah Kota Depok mengajukan dana hibah Rp6,5 miliar untuk mengatasi kemacetan lalu lintas.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok, Manto Djorghi, mengatakan, kemacetan di Jakarta dengan Depok saling berkaitan. Lantaran itu, Pemkot Depok mengajukan dana tersebut kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Depok merupakan kota yang berada di wilayah administrasi Provinsi Jawa Barat. Posisinya tepat berbatasan dengan Jakarta Selatan.

Dua jalan di Kota Depok berada di batas daerah dengan DKI, yaitu Jalan Radar Auri dan Jalan Gas Alam. Nantinya, dana hibah dari DKI digunakan untuk mengatasi kemacetan di dua jalan tersebut.

"Kami berencana merevitalisasi jalan di dua lokasi itu," ungkap Manto di Depok, Jumat (11/1).

Revitalisasi akan dilakukan dengan cara betonisasi di kedua ruas jalan tersebut, yang pengerjaannya ditargetkan selama triwulan (tiga tahun).

Adapun anggaran yang diajukan yaitu Rp4 miliar untuk Jalan Gas Alam dan Rp2,5 miliar untuk Jalan Radar Auri. Bila jalan itu direvitalisasi, lalu lintas Jakarta pun akan merasakan manfaatnya.

Seperti diberitakan, hingga saat ini ruas jalan penghubung Kota Depok dan Jakarta Timur ini masih dalam kondisi rusak, terutama di jalur arah Cibubur.

"Sebelumnya sudah dibahas dan sudah disurvei tim dari Pemprov DKI. Semoga disetujui Pak Gubernur," pungkasnya. (OL-1)

BERITA TERKAIT