Proses Pemilihan Presiden Bank Dunia Dimulai Februari


Penulis: Antara - 11 January 2019, 07:40 WIB
Ist
Ist

BANK Dunia pada Kamis (10/1) mengumumkan proses pemilihan presiden berikutnya untuk menggantikan Jim Yong Kim, yang awal pekan ini tiba-tiba mengumumkan pengunduran dirinya lebih dini.

Setelah pertemuan dewan pada Rabu (9/1), dewan direktur eksekutif Bank Dunia menegaskan komitmennya untuk proses seleksi secara terbuka, berdasarkan prestasi dan transparan.

"Para direktur eksekutif setuju bahwa para kandidat harus berkomitmen untuk implementasi Forward Look dan perjanjian paket modal sebagaimana diartikulasikan dalam Sustainable Financing for Sustainable Development Paper," kata Bank Dunia.

Kandidat pengganti Yong Kim juga harus memenuhi beberapa kriteria penting, termasuk rekam jejak kepemimpinan yang terbukti, pengalaman mengelola organisasi besar dengan paparan internasional, dan komitmen yang kuat untuk dan penghargaan atas kerja sama multilateral, menurut Bank Dunia.

Bank Dunia juga mengatakan nominasi untuk presiden berikutnya akan diajukan antara 7 Februari hingga 14 Maret, dan direktur eksekutif akan memutuskan daftar pendek hingga tiga kandidat.

"Wawancara formal oleh direktur eksekutif akan dilakukan untuk semua kandidat terpilih dengan harapan memilih presiden baru sebelum pertemuan musim semi pada bulan April," kata Bank Dunia.

Yong Kim seperti diketahui sebelumnya mengumumkan bahwa dia akan mengundurkan diri dari posisinya di Bank Dunia efektif pada 1 Februari setelah lebih dari tiga tahun memimpin lembaga tersebut.

Dia menjabat sebagai Presiden Bank Dunia ke-12 pada Juli 2012. Sebelum mengisi jabatan tersebut, dia merupakan presiden lembaga akademik terkenal di Amerika Serikat, Dartmouth College. (OL-7)

BERITA TERKAIT