Gantung Raket, Nitya Rintis Karier Jadi Pelatih


Penulis: Rendy Renuki H - 10 January 2019, 22:24 WIB
ANTARA FOTO/Prasetyo Utomo
ANTARA FOTO/Prasetyo Utomo

NITYA Krishinda Maheswari, pebuluitangkis mantan pasangan Greysia Polii memutuskan gantung raket karena kerap dibekap cedera. Namun, Nitya tak putus asa dan kini punya peran baru di Pelatnas PBSI.

Peraih emas ganda putri Asian Games 2014 Incheon, Korea Selatan itu kini meniti karier menjadi pelatih. Ia memulai peran barunya itu dengan melatih para pemain pelapis di skuat tim ganda putri.

Menurutnya, usai memutuskan pensiun, ia mengakui tak bisa lepas dari dunia bulu tangkis. Hal itu yang mendasarinya memutuskan diri belajar meniti karier sebagai pelatih.

"Dulu enggak kepikiran jadi pelatih, mikirnya saya sebagai atlet ya all out, latihan yang benar, kasih prestasi semampu saya. Kemarin ada waktu kosong setelah cedera, tapi di sisi lain saya masih enggak bisa kalau enggak di bulu tangkis," ujar Nitya di situs resmi PBSI.

"Dengan adanya tawaran dari Koh Didi (panggilan Eng Hian, kepala pelatih ganda putri) seperti ini, saya jadi bisa memberi untuk PBSI, untuk negara, dalam konteks berbeda tapi di bidang yang sama," sambungnya.

Menjalani peran baru sebagai pelatih tentu berbeda rasanya saat menjadi pemain.

Baca juga : Tumbangkan Unggulan Kedua, Fitriani Lolos ke Perempat Final

Hal itu pun diakui Nitya yang mulai belajar merasakan pengalaman menjadi pelatih saat mendampingi Eng Hian dan asisten pelatih ganda putri, Chafidz Yusuf.

"Pasti beda, kalau pemain itu tanggung jawabnya misalnya telat bangun pagi, telat latihan. Sebagai pelatih bukan berarti tidak ada tanggung jawab, malah lebih besar tanggung jawabnya. Membimbing atlet untuk jadi lebih baik itu tidak gampang. Walaupun baru merasakan, jadi tahu, oh begini toh rasanya jadi koh Didi," kata perempuan 30 tahun itu.

"Kami tidak bisa membiarkan atlet dikasih program dan dijalani begitu saja. Benar-benar harus dilihat, mereka gerakannya benar enggak, ngelakuinnya pas atau enggak, jadi sekarang lebih detail," pungkasnya. (Medcom.id/OL-8)

BERITA TERKAIT