Hoaks Surat Suara Berbahaya Bagi Masyarakat


Penulis: Nurjiyanto - 10 January 2019, 18:15 WIB
Thinkstock
Thinkstock

MANTAN Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD menganggap adanya informasi hoaks terkait 7 kontainer berisi surat suara harus diproses secara tegas. Pasalnya, hoaks amat berbahaya khususnya bagi kondisi emosional masyarakat.

Mahfud mengaku pada saat adanya informasi hoaks tersebut dirinya sedang berada di sebuah desa di Yogyakarta. Tiba-tiba, ada seorang warga yang menghampirinya dan melaporkan hal itu kepadanya.

Adanya hal tersebut menurutnya merupakah hal yang membahayakan terutama bagi sikap publik terhadap porses kepemiluan. Pasalnya, masyarakat di tingakat bawah cenderung langsung mempercayainya.

Baca juga: Polisi Periksa Intensif BBP Cari Aktor Intelektual Hoaks Surat Suara

"Itu muncul tanggal 2 Januari, sementara tanggal 4 Januari saja surat suaranya belum dicetak, bagaimana sudah ada yang palsu kalau yang asli saja belum disepakati," ujarnya saat ditemui dalam dialog lintas agama di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta, Kamis (10/1)

Untuk itu, dirinya memandang seluruh elemen masyarakat harus memiliki sikap yang sama akan sebuah informasi yang masih belum valid. Langkah tersebut dapat dilakukan dengan melakukan cek dan melihat informasi pembanding lain.

Sementara dalam ranah hukum, dirinya medorong agar pihak kepolisian dapat mengadili setiap individu yang memang teribat dalam pembuatan hoaks.

"Kalau sikapnya tindakan prefentif ya kita semua. Tetapi kalau sudah terjadi pakai tindakan represif, tangkap orangnya sesuai dengan bunyi UU," ungkapnya. (OL-6)

 

BERITA TERKAIT