KPK Pertimbangkan Petugasnya Dibekali Senjata


Penulis: Akmal Fauzi - 10 January 2019, 16:22 WIB
 ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto
ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

KETUA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo mengatakan, perbaikan fasilitas keamanan petugas baik penyidik maupun pimpinan akan terus ditingkatkan. Salah satunya, KPK mewacanakan mempersenjatai petugas-petugasnya dengan tujuan perlindungan diri.

Sejumlah kasus teror terhadap petugas KPK yang menyita perhatian publik kali pertama ialah teror penyiraman air keras kepada penyidik senior Novel Baswedan. Setelahnya, rumah Agus dan Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif juga diteror bom.

"Kami sedang mengevaluasi, misalkan nanti petugas KPK akan dilengkapi dengan senjata tertentu, nanti akan dibahas detail,” kata Agus saat di temui di Hotel Bidakara, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (10/1).

Ia tak ingin berspekulasi apakah teror yang diterimanya berkaitan dengan sejumlah agenda politik tahun ini, atau penanganan kasus korupsi.

Untuk itu, Agus menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian dalam mengungkap kasus tersebut.

"Kami belum bisa menyimpulkan biar temen-teman di Polri yang mendalami. Kami akan membantu apa yang dibutuhkan nanti biar temen-teman Polri yang menentukan," imbuhnya.

Selain itu, menurut Agus adanya rangkaian teror pada KPK tidak menggentarkan KPKmelanjutkan berbagai kasus.

"Jangan membuat kita takut, terus melangkah berjuang. Dukungan dari anda masyarakat sangat dibutuhkan," jelasnya

Dalam kesempatan itu, ia juga telah mendapat laporan dari polisi, benda di dalam tas hitam yang ditemukan di rumahnya bukan bom melainkan serbuk putih yang telah dirakit menyerupai bom.

“Saya tadi malam dapat update terakhir, itu bahan bakunya bukan mesiu, cuma semen putih, bom palsu lah, hanya dibuat serupa bom ada pemicu tapi itu bukan bom karena gak bisa meledak,” jelasnya. (OL-4)

BERITA TERKAIT