Atiqah Hasiholan Jadi Gadis Batak Sebenarnya


Penulis: Indriyani Astuti - 10 January 2019, 00:45 WIB
MI/ROMMY PUJIANTO
MI/ROMMY PUJIANTO

PROYEK film terbaru Atiqah Hasiholan, 37, berjudul Pariban Idola dari Tanah Jawa menantang dirinya untuk menjadi gadis Batak sebenarnya. Meski terlahir sebagai keturunan suku Batak dari garis ibu, itu tak lantas memuluskan langkahnya dalam menampilkan akting terbaiknya di film itu.

Dalam film itu, Atiqah ditantang untuk menjadi seorang gadis Batak bernama Uli yang didekati paribannya Moan (Ganindra Bimo) dari Jakarta. Moan merupakan seorang pemuda Batak berusia 37 tahun yang sudah lama tinggal di Jakarta, tapi belum punya pacar.
Situasi ini membuat ibunya yang bermukim di Pulau Samosir pusing dan harus turun tangan memaksa Moan untuk mudik dan menikah dengan sepupunya, Uli (Atiqah Hasiholan).

Untuk mendalami karakter Uli, istri Rio Dewanto itu mengaku tak memiliki kesulitan berarti. Namun, ia tetap melakukan pengamatan lapangan demi menguatkan karakter sebagai orang Samosir.

Pulau Samosir ialah sebuah pulau vulkanik di tengah Danau Toba di Provinsi Sumatra Utara. Dari pulau inilah cikal bakal munculnya orang Batak. Atiqah menambahkan, pendalaman karakter Uli juga dibantu dengan interaksinya bersama beberapa orang Batak yang terlibat dalam pembuatan film di lokasi syuting.

"Waktu itu juga kita syuting cukup lama di Samosir, di sana sempat bergaul dan ngobrol sama masyarakat setempat. Melihat orang-orang yang bikin kerajinan Batak. Beberapa pemeran pendukung juga orang Samosir asli, jadi saya mempelajari karakteristik mereka juga dari situ," sebut putri keempat dari pasangan Ratna Sarumpaet dan Ahmad Fahmy Alhady itu, kemarin.

Uli bukan peran perempuan Batak pertama yang diperankan Atiqah. Sebelumnya, ia didapuk menjadi Likas Tarigan, perempuan Karo yang menjadi istri pahlawan Nasional Djamin Ginting, dalam film 3 Nafas Likas yang dibintanginya pada 2014 silam.

Atiqah pernah menjelaskan kalau nama Hasiholan yang disandangnya bukanlah sebuah marga. ‘Hanya nama dalam bahasa Batak. Bapak saya ada keturunan Arab, Ibu batak. Biar adil Atiqah (Arab) Hasiholan (Batak),’ cicitnya di akun Twitter-nya.

Mengawali kariernya dengan menjadi model majalah remaja pada 1995, Atiqah sempat tampil sebagai Jamilah d film Jamila dan sang Presiden (2009) yang disutradarai ibunya, Ratna Sarumpaet.

Sosoknya mulai mencuri perhatian publik saat tampil sebagai Ima, istri termuda Pak Haji yang diperankan El Manik dalam film Berbagi Suami (2006) yang disutradari Nia Dinata.

Baru berulang tahun
Tepat di hari ulang tahunnya ke-37 pada 3 Januari lalu, ibu dari Salma Jihane Putri Dewanto itu mengunggah foto dirinya yang sedang tertawa lepas. ‘Apakah kita harus menjadi tua ketika kita semakin tua?’ ujarnya di akun Instagram-nya.

Ekspresinya itu seolah menunjukkan semangat dan optimisme Atiqah dalam menyongsong 365 hari ke depan di tahun politik ini. ‘Alhamdulillah tahun 2018 telah membuat saya menjadi pribadi yang lebih kuat dan insya Allah lebih baik. Memahami bahwa hidup ini dijalankan dengan satu sumber kekuatan di mana cita, duka, harapan, dan kepastian bukan menjadi milik manusia,’ ungkapnya dalam foto lain.

Ia pun menangkap sebuah pelajaran penting untuk tetap menjadi sosok yang rendah hati, tetapi tetap menjulang tinggi. "Mengajarkan saya untuk menjulurkan kaki saya ke atas bumi dan menjadi kukuh tegak berdiri untuk memberikan cinta pada orang orang yang saya cintai."

Seperti diketahui, sang ibunda, Ratna Sarumpaet, masih berada dalam tahanan Polda Metro Jaya, setelah ditetapkan sebagai tersangka penyebaran berita bohong alias hoaks soal penganiayaan dirinya di Bandung, Jawa Barat, Oktober 2018 lalu.

Atiqah sempat mengunggah foto istimewa yang ditujukan untuk ibunya pada 31 Desember 2018. Sebuah buket bunga berwana merah jambu dalam kotak berwarna senada. ‘Untuk seseorang yang sangat istimewa dalam hidup saya. Ibuku..,’ tulisnya. (Ant/H-3)

 

BERITA TERKAIT