Gaikindo Targetkan 1,1 Juta Unit Penjualan Mobil di 2019


Penulis:  (cdx/S-1) - 03 January 2019, 07:40 WIB
 MI/RAMDANI
MI/RAMDANI

MEMPREDIKSI pertumbuhan ekonomi nasional yang cenderung stagnan plus suku bunga acuan yang berisiko naik, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) hanya berani mematok target penjualan mobil pada 2019 di angka 1,1 juta unit.

Menurut Ketua I Gaikindo Jongkie D Sugiarto, tingkat suku bunga acuan sangat berpengaruh terhadap penjualan mobil karena kepemilikan mobil di Indonesia 70% melalui cara kredit.

"Kalau suku bunga naik, otomatis cicilan juga naik, orang jadi enggak sanggup beli. Dengan begitu penjualan akan ikut turun," ujar Jongkie. Ia menambahkan penjualan mobil hingga November 2018 mencatatkan 960 ribu unit dari target 1,1 juta unit.

Segmen kendaraan yang menjadi pilihan konsumen Indonesia masih dipegang oleh jenis multi purpose vehicle (MPV), yang menurut Jongkie menguasai 60% pangsa pasar Tanah Air. Hal itu sejalan dengan adanya kenaikan penjualan MPV sebesar 4% pada tahun lalu.

Alasannya pun tetap klasik, yaitu karena jenis kendaraan yang dijuluki mobil keluarga itu mampu membawa penumpang lebih banyak hingga tujuh orang. Yang disebutnya sesuai dengan budaya masyarakat Indonesia yang guyub.

Bertambahnya pendatang baru di segmen MPV yang ikut meraup sukses, seperti Mitsubishi Xpander dan Wuling Confero, menjadi salah satu pertanda segmen mobil keluarga masih menjadi primadona di kalangan masyarakat Indonesia.

Alhasil persaingan di segmen ini semakin sengit. Toyota yang walaupun masih tetap memegang pangsa pasar di segmen MPV dengan Avanza-nya, mulai tergerus oleh kehadiran Xpander di beberapa bulan terakhir.

Namun, Toyota maupun Daihatsu pada pertengahan Januari ini akan meluncurkan 'mobil kembar' Avanza dan Xenia. Hal itu diperkirakan akan semakin meramaikan pasar mobil di kelas MPV.

Persaingan yang ketat tersebut tentu akan membuat para agen pemegang merek berlomba-lomba menciptakan produk baru yang berkualitas dengan fitur-fitur menawan plus dengan harga yang bersaing.

Hal itulah yang dilakukan Wuling dengan Confero-nya. Persaingan seperti ini tentu akan menguntungkan konsumen dan sepertinya tren ini masih akan berlanjut dalam beberapa tahun mendatang.

Di sisi lain, masyarakat juga kini mulai melirik kendaraan sport utility vehicle (SUV). Ground clearance yang tinggi dianggap sangat cocok untuk kondisi jalan di Indonesia.

Terlebih, SUV generasi saat ini juga dirancang untuk memberikan kenyamanan yang tinggi sehingga kendaraan jenis ini menjadi kian diminati.

BERITA TERKAIT