Gejala Mirip, Gangguan Empedu Jangan Dianggap Mag


Penulis: (RO/H-2) - 02 January 2019, 04:00 WIB
Thinkstock
Thinkstock

GANGGUAN empedu merupakan gangguan yang terjadi pada saluran empedu, kantong empedu, atau organ di sekitar empedu yang menyebabkan sumbatan pada saluran empedu. Seperti mag, gangguan itu juga menimbulkan nyeri perut. Ketahui perbedaannya agar tak keliru menanganinya.

”Kantong empedu ialah organ yang berbentuk seperti buah pir dan terletak tepat di bawah hati. Organ ini berperan berperan untuk membantu sistem pencernaan manusia dalam memecah lemak dari makanan dengan melepas isi cairan empedu ke dalam usus kecil,” terang dokter spesialis penyakit dalam dari Rumah Sakit Awal Bros Bekasi Timur, dr Barry A Putra SpPD.

Ia menjelaskan penyebab gangguan empedu bisa berupa batu atau lumpur pada kantong empedu yang dapat menyebabkan peradangan pada kantong empedu. Adanya batu atau massa pada saluran empedu dapat menyebabkan sumbatan yang mengakibatkan nyeri perut. Selain itu, tubuh menjadi kuning.

”Gejala utama dari gangguan empedu ialah nyeri pada perut, terutama perut kanan atas, dan kulit menjadi kuning,” ujar Barry.

Lokasi nyeri itu, lanjutnya, berbeda dengan gejala penyakit mag. Pada penyakit mag, umumnya nyeri timbul pada perut bagian tengah atau ulu hati.

”Jadi, jika seseorang merasa nyeri perut lalu sudah minum obat mag tapi tidak sembuh juga, sebaiknya segera periksakan ke dokter,” saran Barry.

Ia menganjurkan agar menyertakan screening untuk mendeteksi gangguan empedu saat medical check up. Terlebih bagi mereka yang memiliki keluarga pernah menderita gangguan empedu.

Batu empedu
Pada kasus batu empedu, kelainan utama yang timbul ialah terbentuknya batu pada kantong empedu dan saluran empedu. Batu empedu bisa terbentuk dari endapan kolesterol, pigmen bilirubin, dan garam kalsium yang mengeras.

Karena itu, saran Barry, agar terhindar dari penyakit gangguan empedu atau batu empedu, sebaiknya kurangi konsumsi makanan yang mengandung banyak minyak dan lemak (kolesterol) serta lakukan gaya hidup sehat.

”Batu empedu adalah batu yang terbentuk dalam kantong empedu. Batu empedu tidak menyebabkan kanker pada baik empedu maupun saluran empedu, tapi bisa menimbulkan peradangan,” jelas Barry.

Terkait dengan penanganan, batu empedu dapat ditangani dengan operasi pengangkatan kantong empedu melalui teknik operasi endoscopic retrograde cholangiopancreatography (ERCP). ERCP termasuk teknik operasi sayatan kecil sehingga tidak memerlukan pembedahan besar. Dengan demikian, pemulihan pascaoperasi bisa lebih cepat. (RO/H-2)

BERITA TERKAIT